alexametrics

Arab Saudi Kian Membuka Diri, Pintu Masuk Restoran Tak Perlu Dipisah

10 Desember 2019, 18:24:55 WIB

JawaPos.com – Arab Saudi bisa dibilang semakin membuka diri. Itu dilakukan untuk menggenjot jumlah turis asing yang datang. Banyak hal yang sudah dilakukan khususnya diperuntukkan bagi turis asing agar mau mampir dan berlama-lama berada di Arab Saudi. Pada Oktober lalu, Arab Saudi mengizinkan pasangan tamu asing yang belum menikah menyewa kamar hotel bersama. Tujuannya tentu untuk menggenjot potensi pariwisata di negara tersebut.

Terbaru, Arab Saudi menerobos aturan sosial yang sudah berlangsung lama di negara tersebut. Aturan tersebut terkait pintu masuk ke restoran. Kini, restoran di Arab Saudi tidak perlu lagi memisahkan pintu masuk berdasarkan gender. Ini merupakan langkah yang semakin menggerus aturan sosial paling ketat di dunia saat terjadi reformasi besar-besaran.

Sebelumnya Arab Saudi mengharuskan seluruh restoran memiliki satu pintu masuk untuk keluarga dan kaum hawa dan satu lagi untuk laki-laki. Kementerian Urusan Kota dan Pedesaan mengumumkan di Twitter bahwa aturan tersebut tidak lagi diwajibkan.

Laki-laki dan perempuan yang tak memiliki ikatan dilarang berbaur di tempat umum berdasarkan aturan sosial yang pernah diterapkan oleh ulama garis keras dan polisi agama. Namun, putra mahkota Mohammed bin Salman melonggarkan pembatasan lainnya, termasuk menghapus larangan perempuan mengemudikan mobil dan hiburan masyarakat.

Pemisahan secara diam-diam menurun selama setahun terakhir. Hal itu karena tempat makan, cafe, pusat konferensi dan aula konser tak lagi memberlakukannya secara ketat.

Juru bicara kementerian yang dihubungi Reuters tidak menentukan apakah pemisahan tempat duduk di dalam restoran juga bakal dihapus. Aturan yang baru tidak wajib, itu artinya restoran masih dapat memberlakukan pemisahan pintu masuk jika pemilik memilih melakukannya.

Tidak ada pengumuman perubahan terhadap fasilitas masyarakat lainnya seperti sekolah dan rumah sakit, yang tampaknya akan tetap terpisah untuk saat ini.

Arab Saudi merupakan salah satu negara dengan pemisahan gender paling ketat. Arab Saudi telah menggunakan sistem perwalian yang mengharuskan semua perempuan mengantongi persetujuan kerabat laki-laki untuk keputusan penting. Meski beberapa batasan utama tetap terjaga.

Mohammed bin Salman merupakan pewaris takhta Arab Saudi sekaligus penguasa de fakto. Apabila dan ketika dia menggantikan sang ayah, Raja Salman, dia akan menjadi raja Arab Saudi pertama dari generasi baru setelah suksesi enam saudara yang telah berkuasa sejak 1953.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Antara


Close Ads