alexametrics

Taiwan Beri Pelatihan 100 Guru SMK Indonesia

10 Desember 2018, 17:15:43 WIB

JawaPos.com – Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menargetkan pertumbuhan industri pengolahan nonmigas pada tahun 2018 sebesar 5,6 persen. Salah satu langkah strategis yang perlu diambil untuk mencapai target tersebut adalah menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.

Oleh karena itu Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) menggandeng LPK Teknik Formosa untuk memberikan pelatihan bagi 100 orang guru SMK di Indonesia. Diharapkan, guru-guru SMK ini dapat menurunkan ilmu yang mereka terima dalam pelatihan tersebut.

“Masih banyak SDM di Indonesia yang tidak bisa menghandle mesin CNC. Karena itu kami memberikan pelatihan khusus mesin CNC bagi guru-guru SMK di Indonesia, agar para guru ini dapat menurunkan ilmu yang mereka terima kepada murid-muridnya,” ujar Yakobus selaku Principal LPK Teknik Formosa, Senin, (10/12).

taiwan, pelatihan, guru smk,
Diharapkan, guru-guru SMK ini dapat menurunkan ilmu yang mereka terima dalam pelatihan tersebut (TAITRA)

Workshop yang diadakan di booth Taiwan Smart Machinery pada perhelatan Manufacturing Indonesia 2018 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta tersebut juga turut dihadiri oleh para peserta Pelatihan Formosa Teknologi Sentral, yang diadakan oleh LPK Teknik Formosa.

Pelatihan Formosa Teknologi Sentral merupakan program yang dimiliki Kementerian Perindustrian, yang mendapat dukungan teknologi dari Taiwan. “Pemerintah kemudian mengirim 100 guru SMK untuk dilatih oleh LPK Teknik Formosa selama 1 bulan, dan dibagi dalam 4 batch,” imbuh Yakobus.

Taiwan sendiri memiliki keunggulan sebagai produsen industri alat mesin terbaik di dunia, sekaligus menempati posisi kedua dalam produksi alat mesin tertinggi per kapita dunia. Keungulan-keunggulan yang dimilikinya ini menjadikan Taiwan sebagai salah satu pemasok utama dari peralatan mesin di pasar Indonesia.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (met/JPC)



Close Ads
Taiwan Beri Pelatihan 100 Guru SMK Indonesia