alexametrics

Jelang Jadi Permaisuri, Putri Masako Cemas

10 Desember 2018, 11:36:53 WIB

JawaPos.com – Putri Masako mengatakan, dia merasa cemas menjadi permaisuri pada bulan April tahun depan. Meski demikian ia akan melakukan yang terbaik untuk melayani rakyat Jepang.

Dilansir dari BBC pada Minggu (9/12), Putri Masako Owada akan menjadi permaisuri ketika suaminya, Putra Mahkota Naruhito menggantikan ayahnya Kaisar Akihito. Kaisar Akihito, 84 tahun, turun tahta tahun depan karena usia dan kesehatannya.

Sang putri, yang sebelumnya menderita gangguan terkait stres selama bertahun-tahun mengatakan, dia perlahan-lahan pulih dan akan mencoba untuk melakukan lebih banyak tugas kerajaan. Putri Masako beajar di Harvard dan Oxford, dan memiliki karir yang menjanjikan sebagai diplomat sebelum pernikahannya pada tahun 1993.

putri masako, putri jepang, jepang,
Putra Mahkota Naruhito dilaporkan bertemu Masako Owada di pesta teh seorang Putri Spanyol pada tahun 1986 (Kiyoshi Ota)

Namun, ia telah berjuang untuk mengatasi kehidupan kerajaan dan rumah tangga kekaisaran Jepang yang terkenal sangat  konservatif.

Sang Putri membuat komentar dalam sebuah pernyataan yang menandai hari ulang tahunnya yang ke-55. “Memikirkan hari-hari ke depan, saya kadang-kadang merasa tidak aman tentang sejauh mana saya akan dapat melayani orang. Tapi aku akan berusaha untuk melakukan yang terbaik sehingga aku bisa berkontribusi untuk kebahagiaan mereka,” ujarnya.

Dia mengatakan, ia merasakan emosi yang dalam dan merasa nostalgia kalau ini adalah tahun terakhir sebelum Kaisar Akihito turun tahta. Dokter Putri Masako mengatakan, dia menderita gangguan penyesuaian, suatu kondisi yang disebabkan oleh stres, yang sering dikaitkan dengan depresi atau kecemasan.

Dalam pernyataan hari Minggu, dia mengatakan bahwa kesehatannya membaik perlahan. “Saya senang karena saya sekarang dapat melakukan lebih banyak tugas resmi daripada sebelumnya, sedikit demi sedikit.”

Dokternya menekankan, penting bagi Sang Putri agar diizinkan untuk melanjutkan perawatannya dan tidak mengalami terlalu banyak tekanan. Sang Putri masih dalam pemulihan dan kondisinya pasang surut.

Putra Mahkota Naruhito dilaporkan bertemu Masako Owada di pesta teh seorang Putri Spanyol pada tahun 1986. Masako Owada, yang fasih dalam beberapa bahasa, baru saja lulus ujian yang membuatnya memenuhi syarat untuk bekerja sebagai diplomat.

Kala itu ia dilaporkan khawatir tentang menikahi keluarga kerajaan, tetapi setuju untuk menikahi Pangeran Naruhito pada tahun 1993. Pasangan itu juga berada di bawah tekanan untuk menghasilkan ahli waris laki-laki meski memiliki seorang putri, Putri Aiko, pada tahun 2001. 

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (ina/JPC)



Close Ads
Jelang Jadi Permaisuri, Putri Masako Cemas