alexametrics
Laporan Langsung JawaPos.com dari Bern, Swiss

Usai Mandikan Jenazah Eril, Ridwan Kamil Salat Jumat di KBRI Bern

10 Juni 2022, 22:03:22 WIB

JawaPos.com – Ridwan Kamil dibaluti rasa duka. Di balik itu, ada kepuasan yang dirasakannya. Gubernur Jawa Barat itu akhirnya bisa bertemu dengan jasad anak sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz, yang terseret saat berenang di Sungai Aare, Bern.

Setelah memandikan jenazah Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril, Ridwan Kamil berkesempatan menunaikan salat Jumat di kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bern, Swiss, Jumat (10/6). Kang Emil–begitu Ridwan Kamil disapa–ditemani sang adik, Elpi Nazmuzaman.

Salat Jumat kali ini merupakan salat jumat yang penuh dengan sejarah dan emosional. Dia hadir di Bern menjemput jenazah Eril setelah ditemukan otoritas Swiss di Bendungan Engehalde, Bern.

Kang Emil beserta rombongan tiba di KBRI Bern sekitar pukul 12.29 waktu setempat. Di aula KBRI Bern yang dijadikan masjid untuk salat Jumat, Kang Emil tampak mengenakan setelan jas berwarna biru dongker dengan celana jeans, dan kopiah. Dia berada di saf paling depan bersama Duta Besar RI Muliaman Hadad.

Ibadah salat Jumat di KBRI diikuti juga oleh warga negara Indonesia (WNI) dan staf KBRI. Mereka mengikuti ibadah salat Jumat dengan khidmat dan khusyuk di kantor KBRI.

Desrial Anwar didaulat sebagai khatib. Dalam khotbahnya, khatib yang bertugas di bagian perekonomian KBRI itu menyampaikan soal sabar, tawakal, dan berserah diri kepada Allah SWT dalam menghadapi setiap ujian. Khotbah itu mengutip QS Al-Baqarah ayat 157.

“Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. Kehidupan manusia memang penuh cobaan. Dan Kami pasti akan menguji kamu untuk mengetahui kualitas keimanan seseorang dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan,” arti dari Al-quran surat Al-Baqarah ayat 157.

Suasana salat Jumat sangat emosional. Para jamaah tampak merasakan rasa duka yang dihadapi Ridwan Kamil. Karena, putra Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril ditemukan meninggal dunia usai terseret arus Sungai Aare, Kamis (26/5) lalu.

Bersyukur, jasad Eril telah ditemukan di Bendungan Engehalde, Rabu (8/6) pagi waktu Swiss. Setelah melakukan salat Jumat, Ridwan Kamil memimpin langsung salat gaib untuk mendoakan putra sulungnya yang kini telah wafat. Hal ini juga diikuti para jamaah yang hadir. Ridwan Kamil menyampaikan ucapan terima kasih dan menganggap pihak kedutaan dan warga Indonesia di Swiss bukan hanya saudara, namun juga sudah seperti keluarga, karena telah banyak membantu proses pencarian Eril.

Setelah salat Jumat, sekitar pukul 15.09 waktu Swiss, Ridwan Kamil bersama rombongan menyambangi Sungai Aare. Mereka memanjatkan doa di kawasan Sungai Aare.

Terpisah, Elpi Nazmuzzaman, adik Ridwan Kamil menuturkan, proses pemandian jenazah Eril diikuti sejumlah ulama. “Alhamdulillah, tata cara pelaksanaan secara syariat Islam dilakukan oleh Kang Emil dan juga ulama setempat, serta petugas yang beragama Islam,” kata Elpi, Jumat (10/6).

Elpi bercerita, Kang Emil setelah memandikan jenazah, langsung mengusap, memeluk, dan mengumandangkan adzan untuk Eril.

“Sebelum mengadzankan, Kang Emil sempat menanyakan kepada ulama setempat apakah boleh atau tidak Kang Emil mengadzankan almarhum, dan ulama setempat menyatakan dipersilahkan,” ucapnya.

Setelah memandikan jenazah dengan tata cara syariat Islam, kata Elpi, Kang Emil pun menghubungi keluarga besar di Indonesia, termasuk Atalia Praratya Ridwan Kamil.

“Kemudian keluarga inti diberikan kesempatan untuk melihat suasana ruangan dan kemudian menyaksikan Kang Emil mendoakan Eril,” ungkap Elpi.

Melalui akun instagramnya, Kang Emil menuturkan bahwa dirinya sudah melihat, memeluk, membelai, dan memandikan jasad Eril sesuai syariat Islam. Selain itu, ia juga sudah mengumandangkan adzan di depan jasad Eril.

“MASYA ALLAH, Walau sudah lewat 14 hari, jasadnya masih utuh, lengkap tidak kurang satu apapun, wajah rapih menengok ke kanan dan saya bersaksi, jasad Eril wangi seperti wangi daun eucalyptus. Sungguh mukjizat kecil yang sangat kami syukuri,” tulis Kang Emil dalam postingan instagramnya.

“Maha Besar Allah, atas ijinMu, selama 14 hari sungai Aare benar-benar melindungi dan mensucikan jasadnya dari marabahaya,” imbuhnya. (*)

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Dinarsa Kurniawan, Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua