alexametrics

Dua Pertiga Orang Dewasa Inggris Ingin Teman Kencan Sudah Divaksin

10 Juni 2021, 16:16:02 WIB

“Ketika saya melihat berita tentang aplikasi teknologi Inggris yang membantu pemerintah Inggris mempromosikan peluncuran vaksin, saya langsung teringat Indonesia. Sektor teknologi dan digital merupakan kekuatan ekonomi Indonesia yang besar dan terus berkembang. Saya yakin sudah ada beberapa cara yang sudah membantu, dan mungkin ada cara lain juga yang bisa mereka lakukan untuk lebih banyak lagi menyukseskan peluncuran vaksin di Indonesia dalam beberapa bulan ke depan,” tukas Owen.

Ketua Eksekutif Asosiasi Kencan Online (Online Dating Association / ODA), George Kidd mengatakan pihaknya dengan senang hati memainkan perannya dalam menyampaikan pesan tentang vaksinasi. Aplikasi dan layanan kencan adalah titik awal sekitar sepertiga dari semua hubungan baru.

“Saat bertemu langsung tidak memungkinkan, aplikasi layanan ini merupakan cara penting untuk bertemu orang lain secara online. Dengan harapan, bisa bertemu nanti saat semuanya sudah aman,” jelasnya.

Pakar kencan selebriti Inggris, James Preece mengatakan bahwa metode berkencan telah berbeda dan agak sulit bagi banyak orang selama 13 bulan terakhir. Fakta bahwa aplikasi kencan terkemuka telah bersatu untuk mendukung anggota yang divaksinasi akan sangat membantu orang-orang yang merasa percaya diri untuk bertemu langsung dan berkencan lagi.

“Vaksinasi adalah salah satu hal terpenting yang dapat dilakukan orang untuk menjaga diri mereka sendiri dan orang lain agar tetap aman,” jelas Preece.

Layanan kesehatan di seluruh Inggris kini telah memberikan total 67.287.864 vaksin antara 8 Desember dan 5 Juni, termasuk 40.124.229 orang dengan dosis pertama (76,2 persen) dan 27.160.635 orang dengan dosis kedua (51,6 persen) untuk memastikan mereka memiliki perlindungan kuat terhadap Covid-19 setelah dosis kedua.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads