alexametrics

Paket Iftar ACT untuk Obati Tangisan Masyarakat Palestina

10 Mei 2019, 17:08:55 WIB

JawaPos.com – Masyarakat Palestina berduka. Sejak awal Ramadan 1440 H tiba, negeri itu berkecamuk dengan perang atas serangan Israel. Tentunya dengan kondisi darurat itu mereka sangat membutuhkan bantuan logisitik, pangan, dan sebagainya.

Tangisan masyarakat Palestina itu mengetuk hati warga Indonesia. Warga Tanah Air melalui lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) berupaya membantu masyarakat Palestina dalam bentuk pemenuhan kebutuhan pangan.

Sejak Senin (6/5) ACT sudah membagikan paket iftar berbuka dan sahur untuk 500 masyarakat setempat. Paket itu dibagikan di lapangan Johr Al Deek, wilayah Gaza Tengah.

Adapun 500 paket yang disebar di sekitar Gaza meliputi di Al Amreekiya dan Al Qarya Al Badawiya, Palestina.

Andi Noor Faradiba, anggota tim Global Humanity Response (GHR) ACT yang berada di Gaza mengatakan, pihaknya membagikan paket makanan siap santap yang dibagikan setiap sahur dan berbuka puasa mereka.

Dia menyebut, paket itu didistribusikan langsung dari Dapur Umum Indonesia di Gaza. “Senyum anak-anak Palestina menjadi bukti nyata ACT terus bersama warga Palestina di tengah kecamuk perang di bulan Ramadan ini. Insya Allah ACT akan terus melakukan rangkaian distribusi iftar bersamaan dengan distribusi paket sahur selama Ramadan ini di Gaza,” ungkap Andi Noor Faradiba dalam keterangan resminya kepada JawaPos.com, Jumat (10/5).

Anak-anak Palestina menerima paket iftar untuk berbuka dan sahur dari relawan ACT. (ACT for JawaPos.com)

Adapun penerima manfaat dari pembagian iftar kali ini adalah masyarakat prasejahtera yang tinggal di Gaza. Sedangkan isi paket iftar itu terdiri atas nasi dan ayam, serta beberapa makanan lain. Tidak ketinggalan juga menu nutrisi penunjang lainya, seperti buah dan jus.

Menurut Faradiba, Ramadan tahun ini menjadi Ramadan yang berat buat warga Palestina, khususnya di Gaza. Serangan dari Israel memang seolah tidak mengambil jeda. Bahkan ketika bulan suci tiba. Dua malam menjelang bulan Ramadan, Israel menjatuhkan serangan udara di tiga belas titik di Gaza.

Dari data yang didapatkan ACT, atas serangan Israel di Palestina terdapat 26 korban jiwa. Mereka umumnya masih berusia anak-anak dan balita. Sementara itu, 177 orang luka dan 135 rumah rusak akibat dari serangan lalu.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Rian Alfianto