alexametrics

Pemilu Israel, Netanyahu dan Gantz Sama-sama Klaim Kemenangan

10 April 2019, 10:56:19 WIB

JawaPos.com – Dalam pemilu Israel kali ini, baik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan penantang utamanya Benny Gantz sama-sama mengklaim kemenangan mereka. Namun, hasil awal pada Rabu (10/4) memperlihatka Netanyahu pemimpin sayap kanan akan mencapai rekor untuk jabatan kelimanya.

Dilansir dari Reuters, hasil parsial dengan 80 persen suara dihitung menunjukkan Partai Likud milik Netanyahu Netanyahu dengan 38 kursi, 8 lebih banyak dari pada pemilihan sebelumnya pada 2015. Partai Blue and White milik Gantz dengan 36 kursi.

“Ini adalah malam kemenangan kolosal,” kata Netanyahu, 69. Ia mengatakan kepada pendukungnya yang bersorak-sorai dalam pidato larut malam di markas Likud. Dia mengingatkan, malam yang panjang akan menanti hasil resminya.

pemilu israel, israel, netanyahu, benny gantz, menang,
Hasil parsial dengan 80 persen suara dihitung menunjukkan Partai Likud milik Netanyahu Netanyahu dengan 38 kursi (Times of Israel)

Kembang api menyala di belakangnya ketika istrinya, Sara bertepuk tangan dan menciumnya. “Dia seorang pesulap,” teriak orang banyak.

Jika dia menang, Netanyahu akan menjadi perdana menteri yang terlama dalam sejarah 71 tahun Israel. Netanyahu mengatakan dia sudah memulai pembicaraan dengan calon sekutu koalisi.

Netanyahu yang berkuasa berturut-turut sejak 2009, telah berjuang untuk kelangsungan politiknya. Perlombaan yang diperebutkan secara ketat dilihat secara luas di Israel sebagai referendum tentang karakter dan catatannya dalam menghadapi tuduhan korupsi.

Dia menghadapi kemungkinan dakwaan dalam tiga kasus korupsi, dan membantah melakukan kesalahan dalam ketiganya.

Rivalnya, Gantz, 59, sebelumnya juga mengklaim kemenangan, mengutip jajak pendapat awal yang menunjukkan bahwa partainya telah memenangkan lebih banyak kursi daripada Partai Likud milih Netanyahu.

“Kami adalah pemenangnya,” kata Gantz, seorang mantan kepala militer yang bertarung dalam pemilihan pertamanya. “Kami ingin berterima kasih kepada Benjamin Netanyahu untuk layanannya kepada bangsa.”

Pakar Politik International Crisis Group, Ofer Zalzberg mengatakan, Likud dan Blue and White harus mempelajari nasib partai-partai kecil untuk mengetahui apakah mereka telah mengumpulkan cukup dukungan untuk koalisi. “Netanyahu lebih mungkin untuk membentuk pemerintahan sayap kanan lain, tetapi kita harus menunggu dan melihat,” katanya.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum, Dinda Lisna



Close Ads