JawaPos Radar

Tendang Wanita Hamil sampai Tewas, Polisi Dipenjara

10/03/2018, 06:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tendang Wanita Hamil sampai Tewas, Polisi Dipenjara
Ilustrasi polisi dipenjara akibat menendang wanita hamil (Coconut Media)
Share this

JawaPos.com - Seorang perwira polisi di Tiruchirapalli Tamil Nadu, India dipenjara setelah menyebabkan seorang wanita hamil tewas di Tamil Nadu, India Selatan. Seperti dilansir The New Indian Express pada Kamis, (8/3), polisi bernama Kamaraj tersebut menendang sepeda motor yang dikendarai oleh korban, Usha, 30 tahun, yang dibonceng oleh suaminya, Raja.

Insiden yang terjadi pada Rabu (7/3) tersebut terjadi lantaran keduanya tidak menggunakan helm saat berkendara. Sebenarnya, polisi lalu lintas sendiri sudah melepas mereka.

Namun Kamaraj tidak terima karena mereka tak memakai helm dan terus mengejar mereka.

Lalu ia langsung menendang sepeda motor hingga Usha yang hamil empat bulan itu meninggal dunia.

"Ini adalah kasus pembunuhan yang nyata. Polisi lalu lintas pada awalnya mengizinkan kami pergi. Tapi Kamaraj mengejar kami dan menendang sepeda motor kami, mengakibatkan kematian istri saya," kata Raja.

Pada hari yang sama juga terjadi unjuk rasa yang menuntut Kamaraj supaya ditahan.

"Ketika seorang petugas polisi meninggal saat bertugas, pemerintah mengumumkan akan memberikan kompensasi. Demikian pula, keluarga Usha harus diberi kompensasi karena dia dibunuh oleh petugas pengawas lalu lintas." ujar salah satu pengunjuk rasa seperti dilansir Indian Express, Jumat, (9/3).

Para pengunjuk rasa melempari beberapa kendaraan polisi. Polisi menggunakan pentungan untuk membubarkan massa hingga melukai beberapa orang. Pemimpin salah satu partai, Anbumani Ramadoss menuntut tindakan tegas terhadap petugas kepolisian. Begitu juga Partai BJP Tamil Nadu, Tamilisai Soundararajan.

Akhirnya, Kamaraj ditangkap karena tindakannya yang terlalu semena-mena tersebut.

Menteri Perikanan Tamil Nadu D. Jayakumar mengatakan kepada wartawan bahwa insiden tersebut memang tidak menguntungkan dan petugas kepolisian telah ditahan. Dia meminta masyarakat tenang karena Kamaraj akan menghadapi hukuman yang sebanding dengan tindakannya.

(ina/iml/trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up