alexametrics

Malaysia Gagal Sita Harta Najib Razak, Kekalahan Kedua di Kasus 1MDB

9 November 2021, 23:19:30 WIB

Barang mewah serta uang tunai yang ingin disita pemerintah Malaysia adalah bagian dari MYR 1,1 miliar (Rp 3,77 triliun) harta yang diamankan pada 2018. Saat itu penyelidikan skandal korupsi 1MDB bermula. Sebagian barang yang disita diambil dari apartemen yang dimiliki keluarga Najib. Di antaranya, kalung berlian senilai MYR 6,4 juta (Rp 21,9 miliar) serta beberapa tas Hermes dan jam Rolex.

Razia itu dilakukan sebulan setelah partai Najib, UMNO, dan koalisi Barisan Nasional (BN) kalah pemilu. Itu adalah kali pertama Malaysia berganti pemerintahan. Sejak merdeka dari Inggris pada 1957, BN selalu berkuasa. Baru pada 2018 itulah mereka kalah oleh koalisi Pakatan Harapan (PH). Najib akhirnya dijerat dengan 25 dakwaan terkait dengan skandal korupsi 1MDB.

Bagi Najib, keputusan Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur itu adalah kemenangan besar. Namun, di pihak lain, usaha Najib untuk menyingkirkan Datuk Seri Gopal Sri Ram sebagai wakil jaksa penuntut umum senior (DPP) gagal. Kemarin pengadilan menolaknya.

Najib dan pengacaranya, Tan Sri Muhammad Shafee Abdullah, mengajukan gugatan berbeda untuk mendepak Sri Ram dari kasus-kasus terkait dengan 1MDB.

Gugatan itu dibuat pada Desember 2018. Najib dan Muhammad Shafee meminta perintah pengadilan untuk mencabut penunjukan Sri Ram atau menolaknya dengan alasan bahwa surat penunjukannya tidak sah.

Editor : Edy Pramana

Reporter : (sha/c19/bay)

Saksikan video menarik berikut ini: