JawaPos Radar

1 Orang Tewas dan 2 Terluka Setelah Ditikam Pria di Australia

09/11/2018, 17:30 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
tikam, penikaman, australia, teror, melbourne,
Satu orang tewas dan dua lainnya terluka setelah ditikam oleh seorang pria yang membakar mobilnya di Bourke Street di CBD Melbourne, Australia (Stuff Co Nz)
Share this

JawaPos.com - Satu orang tewas dan dua lainnya terluka setelah ditikam oleh seorang pria yang membakar mobilnya di Bourke Street di CBD Melbourne, Australia. Tersangka ditembak oleh polisi setelah dia mulai menyerang dan dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Dua korban luka berada di rumah sakit, termasuk satu dengan cedera kepala. Polisi masih menyelidiki motif serangan di jalanan tersebut.

Polisi antiterorisme telah diberitahu, dan mereka sedang melakukan penyelidikan. Hingga saat ini belum ada indikasi langsung bahwa insiden tersebut terkait dengan teror.

tikam, penikaman, australia, teror, melbourne,
Polisi antiterorisme telah diberitahu, dan mereka sedang melakukan penyelidikan. Hingga saat ini belum ada indikasi langsung bahwa insiden tersebut terkait dengan teror (CNN)

Pria yang melakukan serangan itu diyakini tinggal di pinggiran Melbourne. Ia bermigrasi ke Australia pada tahun 1990-an. Ia merupakan anggota komunitas Somalia di Australia. 

Intelijen menunjukkan pria itu adalah pelaku tunggal. Inspektur David Clayton mengatakan, polisi menerima laporan kalau  sebuah mobil terbakar di Bourke Street sekitar 16:30 pada Kamis, (9/11).

"Polisi terdekat dengan cepat menanggapi insiden itu. Ketika mereka keluar dari mobil, mereka menyaksikan seorang laki-laki mengacungkan sebilah pisau dan mengancam mereka. Pada saat yang bersamaan orang-orang yang lewat mengatakan kalau seorang warga telah ditusuk," kata Inspektur Clayton.

"Polisi menembak pria itu di dada dan dia sekarang dalam kondisi kritis di bawah pengawalan polisi di rumah sakit," tambahnya.

Para saksi mengatakan, mereka sedang berbelanja di daerah itu ketika mereka melihat seorang pria melemparkan sesuatu yang mereka yakini sebagai bom ke dalam mobil sebelum meledak.

Awalnya mereka mengira lelaki itu sedang berlari untuk mengejar trem, sebelum mobil polisi terdekat bergegas ke tempat kejadian. Mereka mengatakan, mereka mendengar jeritan dan tangisan dari kerumunan sebelum mereka bergegas keluar dari daerah itu.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up