alexametrics

Krisis Pangan di Venezuela, Ratusan Orang Antre Makanan di Gereja

9 Maret 2019, 11:41:41 WIB

JawaPos.com – Setiap Rabu, Joselyn Morales dan ketiga putranya bergabung dengan ratusan orang Venezuela lainnya dalam barisan di gereja Padre Claret di Maracaibo. Mereka mengantre untuk mendapat makanan dari para sukarelawan.

“Kami makan apa yang orang berikan kepada kami. Suamiku bekerja sebagai penjaga, tetapi gajinya tidak cukup untuk membeli makanan,” katanya dilansir dari Miami Herald.

krisis venezuela, krisis, nicolas maduro, kelaparan, gereja,
Warga Venezuela protes meminta bantuan diizinkan masuk (Reuters)

“Kami sudah dua hari tanpa makan,” tambah Morales, yang ditemani oleh putra-putranya usia 8, 4, dan 1, saat dia menunggu di antrean yang bergerak lambat.

Morales hanyalah satu dari banyak rakyat Venezuela yang kelaparan karena krisis ekonomi di negara itu. Laporan menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga orang hanya makan satu kali sehari.

Keruntuhan ekonomi yang dipicu oleh dua dekade kebijakan sosialis telah mengubah negara penghasil minyak yang dulunya kaya menjadi salah satu yang termiskin di kawasan itu.

Para ahli mengatakan, ekonomi Venezuela telah menyusut lebih dari 50 persen sejak Nicolas Maduro menjadi presiden enam tahun lalu, sebuah proses yang menghancurkan daya beli rakyat Venezuela dan menjerumuskan negara ke dalam hiperinflasi.

Negara ini menghadapi masa-masa yang lebih sulit di masa depan. Inflasi, yang mencapai hampir 1 juta persen pada 2018, bisa melonjak hingga 10 juta pada akhir tahun ini, menurut Dana Moneter Internasional.

Venezuela terperangkap dalam labirin formula sosialis. Rezim Maduro mendorong langkah-langkah yang meningkatkan inflasi daripada meredamnya.

Pada bulan November, Maduro mengumumkan kenaikan gaji minimum 150 persen, kenaikan keenam di tahun 2018. “Perbaikan ini datang sebagai hadiah Natal. Ini untuk meningkatkan kehidupan masyarakat, “kata Maduro.

Tetapi tidak semua keluarga Venezuela menikmati hadiah itu. Sangat sedikit yang mampu membeli makanan liburan.

Hanya satu roti ham, salah satu hidangan Natal tradisional, harganya 4.892 Bolivar, lebih dari gaji bulanan minimum. Ratusan penduduk Maracaibo yang menunggu dalam antrean di gereja tidak terkecuali.

Relawan dari Fundación La Casa De La Misericordia menyajikan sekitar 800 makanan setiap hari Rabu. Beberapa minggu, menunya adalah sup ayam, yang lain, nasi dengan daging dan sayuran.

Hampir 75 persen rumah yang disurvei melaporkan bahwa setidaknya sekali selama tiga bulan sebelumnya, orang dewasa dan anak-anak kelaparan tetapi tidak makan. Hanya 8 persen yang melaporkan mengonsumsi protein setiap hari.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum

Copy Editor :

Krisis Pangan di Venezuela, Ratusan Orang Antre Makanan di Gereja