alexametrics

Warga Townsville Diperingatkan, Buaya dan Ular Lewat di Depan Rumah!

9 Februari 2019, 15:14:18 WIB

JawaPos.com – Negara Bagian Queensland, Australia mengalami curah hujan tinggi beberapa hari terakhir. Rumah warga di Townsville tergenang air. Banyak orang dievakuasi dan setidaknya dua orang tewas.

Pemerintah lokal juga memberikan peringatan serius tentang bahaya yang ditimbulkan oleh buaya raksasa dan ular di jalanan. Angkatan Pertahanan Australia telah mengirimkan 70.000 karung pasir, menyebarkan kendaraan kargo amfibi dan membantu menyelamatkan penduduk dari atap rumah mereka usai hujan dan banjir menyapu tempat tinggal mereka.

Pihak berwenang setempat memutuskan membuka pintu air Bendungan Sungai Ross di kota itu. Mereka memperingatkan orang-orang bahwa buaya dan ular sekarang mungkin berenang melewati pintu depan rumah mereka.

buaya, ular, banjir, banjir australia, australia,
Pihak berwenang setempat memutuskan membuka pintu air Bendungan Sungai Ross di kota itu. Mereka memperingatkan orang-orang bahwa buaya dan ular sekarang mungkin berenang melewati pintu depan rumah (Twitter)

Tracey Robertson yang lahir di Aberdeen, 38, tinggal bersama pasangannya Kevin dan anak-anaknya Lewis, 9, Lilly, 7, dan Liam, 6, di Townsville, tempat yang telah dinyatakan sebagai zona bencana. Dia pindah ke Australia sepuluh tahun yang lalu, setelah sempat menghabiskan waktu di negara itu dengan visa liburan kerja.

“Pada malam hari kami mendengar laporan orang-orang di satu daerah yang terputus akibat banjir, dengan air naik karena masuknya bendungan. Mereka berada di atap rumah mereka, meskipun untungnya mereka diselamatkan,” kata Robertson dilansir dari Press and Journal.

Robertson mengatakan, masyarakat mendapat ancaman dari satwa liar setempat. “Sungai di dekat saya memiliki buaya air asin di dalamnya. Ular juga sangat umum di Townsville dan mereka mencari tempat yang aman dan kering.”

Robertson mengatakan, anak-anaknya telah menemukan sesuatu yang positif di tengah-tengah kekacauan ketika mereka merayakan kedatangan keluarga berudu di jalan depan rumah mereka yang dilintasi air banjir.

Layanan darurat di Townsville berjuang untuk mengatasi permintaan dari penduduk setempat Queensland dalam bahaya.

Sekitar 20.000 rumah masih tanpa listrik. Robertson, yang dulunya adalah pekerja  di Aberdeen mengatakan, terlepas dari kondisi tersebut, masyarakat bergotong-royong saling bantu mengatasi banjir.

“Setelah banjir, orang-orang menyumbangkan pakaian, handuk, dan makanan ke tempat penampungan dalam volume sedemikian rupa.”

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum



Close Ads
Warga Townsville Diperingatkan, Buaya dan Ular Lewat di Depan Rumah!