alexametrics

Kazakhstan Ricuh, Presiden Perintahkan Polisi Tembak Pengunjuk Rasa

9 Januari 2022, 17:07:26 WIB

JawaPos.com – Presiden Kazakhstan
Kassym-Jomart Tokayev memerintahkan pasukan keamanan untuk ‘menembak atau membunuh’ pengunjuk rasa tanpa peringatan. Kassym-Jomart Tokayev mengatakan hingga 20 ribu pendemo telah menyerang ibu kota Almaty dan menghancurkan properti negara pasca buntut kenaikan harga BBM.

Ia bahwa dia telah mengizinkan penggunaan kekuatan mematikan terhadap pengunjuk rasa ketika tindakan keras terhadap pengunjuk rasa meningkat secara dramatis. “Mereka yang tidak menyerah akan tersingkir,” tegasnya dalam pidatonya seperti dilansir dari Sky News, Minggu (9/1).

Presiden telah meminta bantuan aliansi militer pimpinan Rusia. Dia mengatakan pasukan penjaga perdamaian telah tiba di Kazakhstan dari Rusia dan negara-negara tetangga untuk memastikan keamanan. Pasukan dari Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif, aliansi Rusia, Belarus, Armenia, Kazakhstan, Kirgistan, dan Tajikistan telah dikerahkan. Sekitar 2.500 penjaga perdamaian sedang dikirim

“Jumlah itu bisa meningkat,” kata sekretaris jenderal aliansi itu kepada kantor berita Rusia RIA.

Dalam pidatonya, Tokayev juga berterima kasih kepada Presiden Vladimir Putin serta para pemimpin Tiongkok, Uzbekistan dan Turki. Rusia dan negara lain sudah memberikan bantuan dalam memadamkan pemberontakan.

“Negosiasi apa yang dapat dilakukan dengan penjahat, pembunuh?,” katanya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads