alexametrics

Katedral Terbesar di Timur Tengah, Bukti Al Sisi Dorong Kerukunan Umat

9 Januari 2019, 12:15:31 WIB

JawaPos.com – Dalam pembukaan katedral terbesar di timur tengah dan sebuah masjid di Ibu Kota Administrasi Baru, timur Kairo pada Minggu (6/1), Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi yang sudah lama memerangi terorisme seperti ISIS menegaskan, keharmonisan antar umat beragama sebagai landasan pemerintahannya.

Ia terus memerangi terorisme sambil mengadvokasi persamaan antara mayoritas Muslim dan Kristen. “Ini adalah momen bersejarah dan penting,” kata Al Sisi di dalam katedral. “Tapi kita masih harus melindungi pohon cinta yang kita tanam bersama di sini hari ini karena hasutan tidak pernah berakhir,” ujarnya seperti dilansir Hurriyet Daily News pada Minggu (7/1).

Namun, kebijakan Al Sisi yang dipublikasikan secara luas untuk menghentikan konflik sektarianisme, tidak banyak membantu melindungi orang-orang Kristen di pedesaan Mesir, tempat para ekstremis Muslim sering menyerang rumah dan bisnis mereka atau memaksa mereka untuk meninggalkan rumah mereka setelah sengketa kekerasan.

katedral, katedral terbesar, mesir, al sisi,
Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi yang sudah lama memerangi terorisme seperti ISIS menegaskan, keharmonisan antar umat beragama sebagai landasan pemerintahannya (Reuters)

Para kritikus dan aktivis mengatakan, diskriminasi terhadap orang Kristen di sana sering ditoleransi oleh otoritas lokal dan cabang-cabang lembaga keamanan. Orang-orang Kristen juga mengeluh tentang pembatasan ketat pada pembangunan gereja.

Tetapi upacara pembukaan hari Minggu di Ibu Kota Administratif Baru Mesir menekankan tatanan nasional yang tak terpatahkan dari umat Kristen dan Muslim tersebut. Penghibur dan paduan suara naik ke panggung untuk bernyanyi tentang dua agama yang hidup berdampingan dengan damai. Film pendek dengan topik yang sama juga diputar.

Presenter upacara menggambarkan pembangunan katedral dan masjid, yang membutuhkan waktu 18 bulan untuk menyelesaikannya, sebagai pesan untuk kemanusiaan. “Ini adalah pesan ke seluruh dunia bahwa Mesir adalah negara untuk semua umat beragama,” kata seorang presenter.

Upacara tersebut, dihadiri oleh pemimpin Palestina Mahmoud Abbas dan sejumlah pejabat tinggi Arab, termasuk rekaman pesan video dukungan dari para ulama Kristen, serta Paus Fransiskus.

Berbicara dalam bahasa Italia, Paus Fransiskus mengatakan,”Dengan sukacita saya menyambut Anda semua pada saat yang penuh sukacita yakni hadirnya Katedral Kelahiran Baru, yang dibangun di Ibu Kota Administrasi Baru. Semoga Mesir, Timur Tengah dan seluruh dunia diberi karunia kedamaian dan kemakmuran,” ujar Paus Fransiskus dalam sambutannya dari video tersebut.

Upacara peresmian, yang berakhir dengan kembang api menandai Natal Ortodoks Koptik, dan hanya berlangsung beberapa jam setelah satu regu penjinak bom polisi terbunuh ketika mencoba meredakan bom di dekat sebuah gereja di Kairo . Al Sisi dan para peserta memberikan satu menit keheningan untuk mengenang polisi yang meninggal kala bertugas.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Dinda Lisna


Close Ads
Katedral Terbesar di Timur Tengah, Bukti Al Sisi Dorong Kerukunan Umat