JawaPos Radar

Hormati Palestina, Paraguay Pindahkan Kedutaannya Kembali ke Tel Aviv

08/09/2018, 18:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tel aviv, paraguay
emerintahan baru Paraguay mengumumkan memindahkan kedutaan besarnya di Israel kembali ke Tel Aviv pada Rabu lalu. Ini hanya tiga bulan setelah dipindahkan ke Yerusalem. Langkah ini ditempuh Paraguay di bawah pimpinan Presiden Mario Abdo Benítez (Lonely Planet)
Share this

JawaPos.com - Pemerintahan baru Paraguay mengumumkan memindahkan kedutaan besarnya di Israel kembali ke Tel Aviv pada Rabu lalu. Ini hanya tiga bulan setelah dipindahkan ke Yerusalem. Langkah ini ditempuh Paraguay di bawah pimpinan Presiden Mario Abdo Benítez, yang dilantik bulan lalu.

Pemerintahan Palestina menyambut keputusan Paraguay untuk mengembalikan kedutaannya di Israel dari Yerusalem ke Tel Aviv. Palestina menggambarkannya sebagai pemberani.

Paraguay mengatakan, pihaknya telah memutuskan untuk membatalkan keputusannya pada 21 Mei untuk memindahkan kedutaannya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem dan mengembalikan kedutaan ke Tel Aviv. Langkah ini membuat Israel kesal.

paraguay
Keputusan ini sejalan dengan resolusi internasional dan merupakan hasil dari upaya diplomatik Palestina yang bijaksana dan kuat untuk menjelaskan bahaya pengalihan kedutaan besar ke Yerusalem (The Jerusalem Post)

"Keputusan ini sejalan dengan resolusi internasional dan merupakan hasil dari upaya diplomatik Palestina yang bijaksana dan kuat untuk menjelaskan bahaya pengalihan kedutaan besar ke Yerusalem pada proses perdamaian di Timur Tengah dan pembentukan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem sebagai ibukotanya," kata Kepresidenan Palestina.

Palestina mengatakan, langkah berani oleh Pemerintah Paraguay adalah contoh bagi semua negara dalam menghadapi keserakahan Israel dan upaya oleh Pemerintah Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Malki pergi ke Paraguay dua minggu lalu untuk menghadiri pelantikan presiden barunya dan menuntut agar Paraguay mengembalikan kedutaannya di Israel ke Tel Aviv.

Malki meminta Presiden Paraguay baru untuk membawa kedutaan kembali ke Tel Aviv. Setelah bertemu dengan rekannya di Paraguay, kedua menteri luar negeri sepakat untuk merahasiakan masalah ini sampai Paraguay secara resmi mengumumkan keputusannya pada awal September.

Sebagai imbalannya, Malki berkomitmen untuk tidak pergi ke Pengadilan Internasional untuk menantang memindahkan kedutaan ke Yerusalem, seperti yang dilakukan dengan Amerika Serikat dan Guatemala. Negara yang tersisa yang telah memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem pada bulan Mei 2017.

Malki menyatakan terima kasih kepada presiden dan menteri luar negeri Paraguay atas komitmen mereka terhadap hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB, khususnya resolusi tahun 1980 yang melarang negara-negara untuk mengakui kedaulatan Israel atas Yerusalem.

Malki mengatakan bahwa Palestina akan membuka kedutaan di Paraguay, seperti yang dijanjikannya. Dia juga mendesak negara-negara lain untuk membuka kedutaan besar di Paraguay untuk menunjukkan solidaritas dengan negara Amerika Selatan Tengah itu.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up