JawaPos Radar

Diblokade Israel, Palestina Jadi Negara dengan Pengangguran Tertinggi

08/06/2018, 16:10 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Diblokade Israel, Palestina Jadi Negara dengan Pengangguran Tertinggi
Palestina jadi negara dengan pengangguran tertinggi dunia (Times of Israel)
Share this image

JawaPos.com - Indonesia mendesak Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) untuk secara serius menggalang dukungan mitra pembangunan guna mengatasi masalah pengangguran di Palestina. Hal tersebut ditegaskan oleh Indonesia di hadapan Dirjen ILO, Guy Ryder, dan para peserta Pertemuan Tingkat Menteri Ketenagakerjaaan Gerakan Non Blok (GNB) yang berlangsung di Jenewa, Swiss, Kamis, (7/6).

"Saat ini, tingkat pengangguran di Palestina yang tertinggi di dunia. Hal ini terjadi karena Israel terus membatasi aktivitas para pekerja dan pengusaha di wilayah pendudukan Israel di Palestina sehingga kegiatan ekonomi sangat terbatas," ujar Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, di sela-sela Sidang ke-107 International Labour Conference (ILC) di Jenewa.

Isu Palestina, terang Hanif, sangat dekat di hati rakyat Indonesia. Oleh karena itu, Pemerintah RI akan terus mendukung kemerdekaan Palestina menuju tercapainya pertumbuhan ekonomi dan kerja layak di negara tersebut.

Diblokade Israel, Palestina Jadi Negara dengan Pengangguran Tertinggi
Israel terus menjajah Palestina membuat negara itu tak maju secara ekonomi (Reuters)

Pada forum yang sama, Direktur Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan Kemnaker Sugeng Priyanto mengatakan, ILO harus menggunakan pengaruhnya untuk mengajak negara-negara peduli pada kondisi ketenagakerjaan di Palestina.

“Indonesia sangat prihatin dengan laporan yang disampaikan oleh Dirjen ILO mengenai situasi para pekerja di wilayah pendudukan Israel di Palestina. Kami ingin negara-negara Gerakan Non Blok bersama mendesak ILO agar memobilisasi dana untuk Palestina Fund for Employment and Social Protection,” kata Sugeng pada pertemuan anggota ILO dari Gerakan Non Blok di Jenewa.

Duta Besar Indonesia untuk PBB, Hasan Kleib mengatakan, Direktur Jenderal ILO secara rutin setiap tahun selalu mempublikasikan laporan mengenai situasi ketenagakerjaan di wilayah pendudukan di Arab, termasuk Palestina. Laporan tersebut menjadi dasar pembahasan pertemuan Konferensi Perburuhan Internasional di Jenewa.

“ILO mencatat blokade yang diterapkan Israel di wilayah Gaza telah berdampak pada situasi perekonomian di negara tersebut sehingga pasar kerja semakin memburuk. Tingkat pengangguran pemuda di Palestina bahkan telah mencapai sekitar 50 persen,” jelas Hasan.

Pertemuan Menteri Ketenagakerjaan Negara-Negara GNB di Jenewa mengesahkan deklarasi yang antara lain memuat situasi ketenagakerjaan di wilayah pendudukan Israel di Palestina. Dalam Deklarasi tersebut, negara-negara GNB menegaskan dukungan terhadap perjuangan Palestina mewujudkan kemerdekaan serta keprihatinan mendalam terhadap situasi ketenagakerjaan di wilayah tersebut yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan sosial Palestina

(ina/iml/met/trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up