alexametrics

Intelijen tak Temukan Kolusi Trump dengan Rusia

8 Februari 2019, 15:53:15 WIB

JawaPos.com – Ketua Komite Intelijen Senat Richard Burr mengatakan, penyelidikan terhadap Rusia belum menemukan bukti terjadinya kolusi antara kampanye Presiden Donald Trump 2016 dan Kremlin. Namun mereka segera merilis laporan pemerintahan Obama soal campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden terakhir.

Dalam sebuah wawancara, Burr memberikan gambaran sekilas tentang dinamika dan ruang lingkup penyelidikan komite, yang diluncurkan tak lama sebelum pelantikan Trump 2017. Penyelidikan itu kini telah memasuki tahun ketiga.

Burr mengatakan kepada CBS via Politica bahwa staf komite telah mewawancarai lebih dari 200 saksi dari berbagai negara dan meninjau lebih dari 300.000 halaman. “Berdasarkan bukti sampai saat ini, komite tidak menemukan kolusi antara Trump dan Rusia,” kata Burr.

intelien, kampanye, trump, rusia,
Trump selama ini dituduh berkolusi dengan Kremlin (Sputnik)

“Jika kami menulis laporan berdasarkan fakta yang kami miliki, maka kami tidak memiliki apa pun yang akan menunjukkan ada kolusi dalam kampanye Trump dengan Rusia,” kata Burr kepada CBS.

Namun perlu diketahui ada bagian-bagian dari laporan akhir bisa sangat rahasia. Ini membuat laporan tersebut tak bisa diungkapkan kepada publik.

Trump mengutuk investigasi yang dilakukan komite intelijen tersebut. Ia menyebutnya konyol selama pidatonya kenegaraannya. Komentarnya mendapat reaksi keras dari Demokrat yang menuduh Presiden menyerang pengawasan konstitusional Kongres AS terhadap eksekutif.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum

Copy Editor :

Intelijen tak Temukan Kolusi Trump dengan Rusia