alexametrics

Begini Penampakan Katedral Terbesar di Timur Tengah

8 Januari 2019, 12:18:51 WIB

JawaPos.com – Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi meresmikan gereja dan masjid super besar di Mesir pada hari Minggu, menjelang Natal Koptik. Dilansir dari reuters pada Senin (7/1), pembukaan tersebut menyiratkan pesan simbolis toleransi di negara yang mayoritas penduduk Muslim tersebut.

Koptik, minoritas Kristen terbesar di Timur Tengah, mengadakan misa tengah malam di Katedral Kelahiran, yang oleh pemerintah disebut sebagai gereja terbesar di Timur Tengah, beberapa jam usai peresmian.

Umat Kristen Koptik diperkirakan berjumlah 10 persen dari hampir 100 juta orang Mesir dan telah lama mengeluh soal diskriminasi berdasarkan undang-undang yang memihak umat Islam. Mereka juga sering menjadi sasaran dalam beberapa tahun terakhir oleh militan termasuk oleh ISIS, yang melancarkan pemberontakan di utara Semenanjung Sinai.

katedral terbesar, katedral, mesir,
Koptik, minoritas Kristen terbesar di Timur Tengah, mengadakan misa tengah malam di Katedral Kelahiran, yang oleh pemerintah disebut sebagai gereja terbesar di Timur Tengah, beberapa jam usai peresmia (CBN)

Para pejabat asing termasuk Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Ketua Liga Arab Ahmed Aboul Gheit pun hadir pada pembukaan tersebut katedral terbesar di Timur Tengah itu.

Angham, penyanyi lokal terkemuka, bernyanyi mengenai hidup berdampingan yang penuh kerukunan antara umat Muslim-Kristen ketika sebuah pertunjukan kembang api menerangi langit di atas dua rumah ibadah yakni Katedral Kelahiran dan masjid super besar.

“Pada hari ini kami melihat Anda telah memenuhi janji ini dan di sini kami menyaksikan pembukaan yang luar biasa pada kesempatan besar ini,” kata Kepala Gereja Koptik Paus Tawadros II. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump juga memuji pembukaan gereja dan masjid tersebut.

“Senang melihat teman-teman kita di Mesir membuka Katedral terbesar di Timur Tengah. Presiden Al Sisi menggerakkan negaranya ke masa depan yang lebih inklusif,” tulis Trump pada Minggu.

Katedral Kelahiran yang dihiasi dengan ikon-ikon Koptik dapat menampung lebih dari 8.000 jemaat sementara Masjid Al Fattah Al Aleem yang super besar dapat menampung hampir dua kali lipat jumlahnya. Keduanya terletak di ibu kota administrasi baru, sebuah pengembangan besar yang terletak sekitar 45 km dari timur Kairo.

Kontraktor telah membersihkan puing-puing dari perimeter katedral dalam dua minggu terakhir dalam persiapan untuk pembukaannya. Ibu Kota Mesir yang baru, diumumkan pada bulan Maret 2015, dimaksudkan sebagian untuk mengurangi kepadatan di Kairo tetapi juga akan menjadi rumah bagi berbagai kantor kementerian dan bandara. Pemerintah mengharapkan untuk mulai pindah ke tempat baru akhir tahun ini. 

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Dinda Lisna


Close Ads
Begini Penampakan Katedral Terbesar di Timur Tengah