alexametrics

Protes Pajak BBM Prancis Ditunggangi Kelompok Radikal

7 Desember 2018, 20:48:26 WIB

JawaPos.com – Gerakan Rompi Kuning di Perancis dimanfaatkan oleh kelompok radikal untuk mencapai tujuan mereka sendiri, salah satunya adalah menggulingkan kepemimpinan saat ini. Ini peringatan yang dikeluarkan oleh Juru Bicara Pemerintah Perancis Benjamin Griveaux.

Peringatan itu dikeluarkan saat Perancis kembali bersiaga untuk menghadapi protes yang mengusung nama Rompi Kuning akhir pekan ini. Merujuk pada kekerasan dari demonstrasi sebelumnya, dia memperingatkan tentang adanya provokator.

“Elemen-elemen radikal mencoba memanfaatkan gerakan itu. Mereka ingin menggulingkan penguasa,” katanya kepada surat kabar Le Parisien, Kamis (6/12), seperti dimuat ulang Russia Today.

pajak bbm, bbm, rompi kuning, prancis,
Peringatan itu dikeluarkan saat Perancis kembali bersiaga untuk menghadapi protes yang mengusung nama Rompi Kuning akhir pekan ini (AFP)

Pernyataannya itu dibuat bukan tanpa alasan. Sebab gelombang protes yang terjadi sejak empat pekan terakhir itu mulanya memprotes kebijakan pemerintah atas rencana kenaikan pajak bahan bakar.

Seperti dilansir RMOL.co (Jawa Pos Grup), gerakan protes Rompi Kuning berkembang menjadi protes atas sejumlah kebijakan pemerintahan Presiden Emmanuel Macron dan berujung pada tuntutan agar Macron turun.

Bahkan unjuk rasa akhir pekan kemarin berujung ricuh di pusat Kota Paris di mana sejumlah mobil dan bangunan dibakar.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (met/JPC)

Protes Pajak BBM Prancis Ditunggangi Kelompok Radikal