JawaPos Radar | Iklan Jitu

Museum Seni di New York Tolak Singkirkan Lukisan Erotis

07 Desember 2017, 08:30:59 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Museum Seni
Museum Seni (New York Times)
Share this

JawaPos.com - Museum Seni Metropolitan New York menolak untuk menyingkirkan lukisan gadis puber yang berpose erotis. Lukisan itu dibuat pada tahun 1938 oleh seniman Polandia-Prancis, Balthus.

Lukisan gadis yang berjudul Thérèse Dreaming menggambarkan seorang gadis yang duduk di kursi dengan pakaian dalamnya yang terlihat. Selama ini Balthus yang lahir di Balthasar Klossowski, dikenal karena lukisan gadis-gadis puber yang sangat erotis.

Sebuah petisi online telah mengumpulkan ribuan tanda tangan pada hari Senin untuk mendesak museum tersebut menyingkirkan lukisan erotis tersebut. Apalagi banyak terjadi serangan seksual di masyarakat.

"Mengingat banyaknya serangan seksual setiap hari. Apalagi lukisan tersebut memperlihatkan romantisisasi voyeurisme—objeknya adalah anak-anak," kata petisi tersebut seperti dilansir Guardian, Rabu, (6/12).

Penulis petisi tersebut, Mia Merrill meminta agar lukisan Balthus digantikan oleh lukisan seniman wanita pada periode yang sama dengannya. Lukisan yang tidak memprovokasi.

Juru Bicara Museum Seni Metropolitan New York, Ken Weine mengatakan, keputusan untuk tidak menyingkirkan lukisan gadis tersebut memberi kesempatan untuk merenungkan budaya masa kini.

"Momen seperti ini memberi kesempatan untuk berdiskusi, dan seni visual adalah salah satu cara paling signifikan yang kita miliki untuk merenungkan masa lalu dan masa kini. Selain itu mendorong evolusi budaya melalui diskusi dan penghormatan terhadap ekspresi kreatif," kata Weine.

(ce1/iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up