JawaPos Radar

Dubes Tantowi: Peserta Zetizen National Challange Sebar Aksi Positif

07/12/2017, 17:27 WIB | Editor: Dhimas Ginanjar
tantowi yahya, zetizen national challange
Dubes Tantowi Yahya (tengah jas abu-abu) bersama peserta Jawa Pos Zetizen National Challenge. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com – Kantor Duta Besar RI Selandia Baru, Tantowi Yahya di Wellington, Selandia Baru mendapat tamu istimewa pada Selasa (5/12). Mereka adalah 34 remaja berprestasi dari Jawa Pos Zetizen National Challenge. Kunjungan mereka makin berarti karena memaparkan secara singkat aksi positif kepada Tantowi.

 

Ke-34 anak muda tersebut merupakan pemenang dari kompetisi yang diikuti hampir 30 ribu peserta dari seluruh Indonesia. Untuk bisa ke Selandia Baru, mereka harus memiliki aksi positif di berbagai bidang. Seperti lingkungan hidup, pariwisata, sosial dan pendidikan sampai memberikan pengaruh terhadap lingkungan sosial.

tantowi yahya, zetizen national challange
Para peserta Jawa Pos Zetizen National Challenge. (Istimewa)

 

Dalam pertemuan itu, beberapa wakil peserta memaparkan aksi positif mereka. Seperti Yockbet Merauje dari Papua yang menceritakan aksinya dalam membentuk kelompok belajar. Dia juga berhasil mendorong orang tua dan anak-anak yang awalnya kurang perduli terhadap pendidikan dan aksi positifnya untuk peka.

 

Keuletannya berbuah manis. Masyarakat di lingkungannya menjadi terdorong dan sangat perduli terhadap pendidikan anak-anak. Inspirasi itu membuat Duta Besar Tantowi Yahya kagum dengan semangat perubahan peserta Jawa Pos Zetizen National Challenge. Dia lantas berpesan agar 34 anak muda bisa menjadi agen perubahan bagi bangsa dan negara.

 

“Setelah menjalani program selama lebih 2 minggu di Selandia Baru, tentu kalian telah banyak menyerap informasi, melihat dan mengalami secara langsung sebagai best practices. Hal-hal positif dari Selandia Baru dapat dibawa dan diterapkan untuk kebaikan negara kita,’’ pesan Tantowi Yahya.

 

Selama lebih dua minggu di Selandia Baru, para peserta mengadakan tour ke beberapa universitas. Lantas, mengunjungi beberapa museum terkenal, juga hobitton yang menjadi tempat syuting film The Lord of The Ring.

 

Menurut Tantowi, banyak nilai-nilai positif di Selandia Baru yang beberapa tahun terakhir dinilai sebagai negara paling “Islami”. Sebab, di negara itu menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial seperti bersih, toleran dan disiplin atau taat pada hukum.

 

“Selandia Baru tidak hanya bersih dalam arti harfiah. Yaitu bersih dari sampah dan hal-hal yang kotor, namun juga bersih dari perbuatan-perbuatan melanggar hukum seperti korupsi,’’ terang Tantowi.

(dim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up