alexametrics

Perubahan Iklim, Virus Hewan Lompat ke Manusia Rentan Muncul di India

7 Juli 2022, 06:18:50 WIB

JawaPos.com – Dampak perubahan iklim salah satunya adalah penyebaran virus penyebab penyakit. Covid-19 menjadi salah satu bukti virus yang berasal dari hewan melompat ke manusia. Daerah padat penduduk seperti Tiongkok menjadi potensi. Selain itu, India dengan jumlah penduduk terbesar lainnya, juga diprediksi menjadi pusat penyebaran virus dari hewan melompat ke manusia.

Perubahan iklim mempengaruhi virus seperti Coronavirus dan cacar monyet menyebar di antara populasi hewan dari spesies yang berbeda. Dan, kini sudah melompat ke manusia.

Pada Hari Zoonosis Sedunia, penelitian yang diterbitkan di Nature baru-baru ini merupakan salah satu upaya pertama untuk memodelkan bagaimana pemanasan global dapat memengaruhi pertukaran virus antarspesies.  Penularan zoonosis mengacu pada proses di mana penyakit berpindah dari hewan liar ke manusia.

Bagaimanapun, sadar atau tidak sadar, manusia berinteraksi dengan banyak hewan dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin memiliki hewan peliharaan seperti kucing, anjing, atau burung. Bayangkan jika salah satu dari hewan-hewan tersebut membawa virus yang berpotensi menyebar ke manusia, itu akan membuat penularan penyakit baru secara zoonosis.

Dalam laporan Nature disebutkan, situasi yang penuh sesak ditambah dampak perubahan iklim memicu interaksi lintas spesies, sehingga meningkatkan kemungkinan virus bermigrasi dari satu spesies ke spesies lain. Dan akhirnya menyebar pada manusia dalam keadaan yang tepat.

Suhu panas dan dingin menunjukkan kapan hewan makan dan kapan melakukan perkawinan. Namun, perubahan iklim telah menyebabkan perubahan dalam jadwal alami hewan terebut.

Peneliti mencoba memprediksi bagaimana populasi hewan liar akan bergerak untuk menemukan habitat yang lebih dingin karena lonjakan suhu yang disebabkan oleh perubahan iklim. “Ini akan lebih menonjol di ekosistem yang kaya spesies di dataran tinggi dan daerah berpenduduk padat, salah satunya termasuk India,” tulis laporan tersebut.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini: