alexametrics

Travel Bubble Australia-Selandia Baru, Berkunjung Tanpa Karantina

7 April 2021, 16:40:19 WIB

JawaPos.com – Ini saatnya membeli tiket bagi penduduk Australia yang ingin melancong ke Selandia Baru. Pun demikian sebaliknya. Sebab, mulai 19 April dini hari nanti, kedua negara memberlakukan travel bubble alias gelembung perjalanan. Penduduk di dua negara tersebut bisa saling berkunjung tanpa harus menjalani proses karantina saat sampai di negara tujuan.

”Pengaturan perjalanan ini bisa berubah jika terjadi lonjakan kasus (Covid-19),” ujar Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern seperti dikutip BBC.

Meski ada travel bubble, bukan berarti tidak ada aturan sama sekali. Warga Australia yang ingin ke Selandia Baru harus berada di dalam negeri minimal 14 hari sebelum jadwal terbang. Kru maskapai hanya bekerja di rute-rute yang berisiko rendah. Mereka yang mengalami gejala pilek dilarang melakukan perjalanan. Semua penumpang wajib memakai masker dan memaparkan dengan detail di mana mereka akan tinggal selama di Selandia Baru.

”Negara kami adalah tempat aman untuk membawa keluarga Anda datang dan berkunjung,” terang Ardern mempromosikan kunjungan ke negaranya bagi warga Australia.

Pemerintah Selandia Baru memang sangat ketat dalam urusan pandemi. Sejak Maret tahun lalu mereka menutup rapat pintu perbatasannya. Hanya ada 25 kematian akibat Covid-19 di Selandia Baru. Di pihak lain, Australia mencatat ada 909 kematian terkait virus SARS-CoV-2 tersebut.

Karena ketatnya aturan pencegahan dan deteksi di Selandia Baru, sejak enam bulan lalu Australia sudah membuka diri untuk penduduk Negeri Kiwi itu. Warga Selandia Baru boleh masuk ke wilayah-wilayah dengan kasus Covid-19 rendah di Australia. Nah, baru bulan ini Selandia Baru mulai membuka negaranya untuk warga Negeri Kanguru.

Editor : Edy Pramana

Reporter : (sha/c9/bay)





Close Ads