alexametrics

Indonesia Kecam Israel Tutup Misi Pengamat Sipil Internasional

7 Februari 2019, 16:20:30 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Indonesia mengecam keputusan sepihak Israel untuk menutup dan mengakhiri mandat misi pengamat sipil internasional atau Temporary International Presence in Hebron (TIPH) di wilayah pendudukan Israel di Hebron, Tepi Barat. TIPH dibentuk pada tahun 1994 berdasarkan perjanjian antara Israel dan Palestina, dan sebagaimana dimandatkan oleh Resolusi DK PBB 904.

Sejak terbentuknya misi ini, TIPH telah menjadi mekanisme yang sangat penting untuk memastikan perlindungan bagi penduduk sipil Palestina di Hebron, terutama terhadap pelanggaran hukum humaniter dan HAM internasional. Oleh karena itu, mempertahankan mandat TIPH sangatlah penting untuk menjaga situasi yang rawan dan mencegah meningkatnya kekerasan.

“Indonesia meminta para pihak bertindak sesuai hukum internasional dan mengikuti perjanjian yang ada. Selaij itu juga menahan diri dari tindakan provokatif,” kutip pernyataan Kementerian Luar Negeri RI yang diterima awak media pada Kamis (7/2).

israel, palestina, Indonesia, hebron,
Indonesia juga menegaskan, kewajiban Israel sebagai pihak yang melakukan pendudukan untuk melindungi penduduk Palestina di Hebron, dan di seluruh wilayah Palestina di bawah pendudukan Israel, sebagaim (Hackread)

Indonesia juga menegaskan, kewajiban Israel sebagai pihak yang melakukan pendudukan untuk melindungi penduduk Palestina di Hebron, dan di seluruh wilayah Palestina di bawah pendudukan Israel, sebagaimana ketentuan hukum internasional.

Sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan Palestina, Indonesia bersama Kuwait dan didukung anggota lainnya telah mendorong diselenggarakannya pertemuan tertutup Dewan Keamanan PBB untuk membahas tindakan unilateral Israel, yang semakin memperburuk upaya menuju perdamaian dan terwujudnya two-state solution atau solusi dua negara.

“Indonesia menyampaikan apresiasi kepada negara-negara kontributor TIPH serta para pengamat TIPH yang telah melaksanakan tugasnya selama 22 tahun terakhir, termasuk mereka yang telah gugur dalam melaksanakan tugas,” tutup keterangan tersebut. 

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum

Copy Editor :

Indonesia Kecam Israel Tutup Misi Pengamat Sipil Internasional