JawaPos Radar | Iklan Jitu

Putin Sebut AS Cari Pembenaran untuk Keluar dari Perjanjian Senjata

06 Desember 2018, 15:42:14 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
as, putin, rusia, perjanjian senjata,
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, Rusia akan dipaksa untuk menanggapi jika Amerika Serikat keluar dari perjanjian pengawasan senjata Nuklir Angkatan Bersenjata Intermediate atau INF (Reuters)
Share this

JawaPos.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, Rusia akan dipaksa untuk menanggapi jika Amerika Serikat keluar dari perjanjian pengawasan senjata Nuklir Angkatan Bersenjata Intermediate atau INF.

Diketahui bahwa Amerika Serikat awal pekan ini mengirim ultimatum selama 60 hari kepada Rusia untuk membersihkan apa yang diklaim oleh Washington merupakan pelanggaran perjanjian pengawasan senjata nuklir tahun 1987.

Amerika Serikat, melalui Menteri Luar Negeri Mike Pompeo menegaskan, jika Rusia tidak melakukan hal tersebut, maka Amerika Serikat akan memulai proses penarikan selama enam bulan.

Menanggapi hal tersebut, Putin, dalam komentar di televisi, seperti dimuat Reuters (Rabu, 5/12), mengatakan bahwa Moskow menentang penghapusan perjanjian itu.

Seperti dilansir RMOL.co (Jawa Pos Grup), menurutnya, Amerika Serikat telah lama memutuskan untuk keluar dari perjanjian dan menyalahkan Rusia atas pelanggaran agar mereka dapat bertindak sebagai pembenaran.

(met/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up