alexametrics

Trump Disebut Ingin Membunuh Presiden Assad

6 September 2018, 04:05:40 WIB

JawaPos.com – Sebuah buku menceritakan tentang para pembantu Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Di dalam buku tersebut tertulis bahwa Menteri Pertahanan Dalam Negerinya menolak permintaan Trump untuk membunuh Presiden Syria, Bashar Al Assad.

Buku karangan seorang Reporter Watergate, Bob Woodward yang mengupas ketegangan yang berada dalam Gedung Putih direncanakan akan terbit pada 11 September mendatang. Buku tersebut diterbitkan oleh Washington Post.

Buku yang berjudul Fear: Trump in The White House menggambarkan dugaan mengenai sifat asli Presiden AS. Salah satu sifat yang digambarkan dalam buku itu adalah sifat tergesa-gesa Trump yang sering kali membuat keputusan yang bersifat impulsif.

trump
Mendengar buku yang akan terbit itu, Trump tidak mau ambil pusing. Terlihat dari kicauan yang bertulis bahwa buku itu merupakan penipuan publik. Bahkan saat ditemui Trump mengatakan, itu buku bodoh (Reuters)

Salah satu sifat impulsif tersebut digambarkan dalam permintaan Trump kepada Mentri Pertahanan Dalam Negerinya untuk membunuh Assad. Dilansir dari Channel News Asia Pada Rabu, (5/9), permintaan Trump tersebut datang akibat serangan kimia terhadap warga sipil pada April 2017 lalu.

Namun, saat mendengar permintaan tergesa-gesa Trump, Menteri Pertahanannya justru tidak menyerang Assad secara pribadi. Menteri Pertahanan AS lebih memilih untuk mengembangkan serangan udara. Dalam buku tersebut juga tertulis setelah permintaan Trump tersebut, ia mengatakan, Trump bersikap layaknya anak yang duduk di bangku kelas 6.

Mendengar buku yang akan terbit itu, Trump tidak mau ambil pusing. Terlihat dari kicauan yang bertulis bahwa buku itu merupakan penipuan publik. Bahkan saat ditemui Trump mengatakan, bahwa buku itu adalah buku bodoh. Menteri Pertahanan AS juga mengatakan, bahwa buku tersebut merupakan karya literature dari Washington Post.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (am1/JPC)



Close Ads
Trump Disebut Ingin Membunuh Presiden Assad