JawaPos Radar

Menlu AS Kunjungi Pakistan untuk Perbaiki Hubungan

06/09/2018, 13:15 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
taliban, afghanistan
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo telah tiba di Pakistan untuk melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri baru Imran Khan. Kedatanganny ini bertujuan mengatur ulang hubungan kedua negara (Reuters)
Share this

JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo telah tiba di Pakistan untuk melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri baru Imran Khan. Kedatanganny ini bertujuan mengatur ulang hubungan kedua negara.

Hubungan kedua negara menjadi agak tegang atas tuduhan AS bahwa Pakistan menyediakan tempat bagi para gerilyawan Taliban. Namun, Pakistan membantah tuduhan tersebut.

Sejauh tahun ini pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah menghentikan lebih dari USD 1 miliar untuk bantuan keamanan. Setelah kunjungan satu hari ke Islamabad, Pompeo akan terbang ke India.

Para pejabat Pakistan mengatakan, banyak uang yang ditahan oleh AS ditujukan sebagai ganti bagi tindakan yang telah mereka ambil dalam memerangi militan. Pompeo mengatakan, ada banyak tantangan dalam hubungan AS-Pakistan tetapi dia berharap menemukan titik temu dengan kepemimpinan baru negara itu.

"Pemimpin baru di sana, saya berada di sana dalam upaya untuk mengatur ulang hubungan antara kedua negara," katanya dilansir dari BBC Rabu (5/9). Pompeo juga akan bertemu dengan panglima militer Pakistan, Qamar Javed Bajwa, selama kunjungannya.

AS juga pernah menuding Pakistan mengabaikan atau secara aktif mendukung militan dari Taliban Afghanistan dan Jaringan Haqqani terkait dalam meluncurkan serangan di Afghanistan dari wilayah Pakistan. Pakistan telah mengizinkan wilayahnya digunakan untuk memasok pasukan internasional, selama perang di Afghanistan dan bekerja sama dengan Barat dalam memerangi beberapa kelompok teroris seperti Al Qaeda.

Para pengamat mengatakan, Pakistan terus memberi perlindungan dan dukungan bagi para pemberontak Afghanistan. Tujuannya adalah membatasi pengaruh di Afghanistan dari saingan utamanya, India.

Menteri luar negeri AS juga diperkirakan akan membahas kemungkinan rencana Pakistan untuk meminta bailout dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk menangkal krisis ekonomi.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up