alexametrics

Omicron BA.4 dan BA.5 Meluas di Singapura, Presiden Umumkan Tertular

6 Juli 2022, 12:10:21 WIB

JawaPos.com – Presiden Singapura Halimah Yacob terinfeksi Covid-19 di tengah lonjakan kasus Omicron BA.4 dan BA.5 yang sudah mencapai rekor di negara itu. Dalam sehari lebih dari 12 ribu kasus Covid-19 dengan 2 kematian terjadi di Singapura. Ketua Parlemen Singapura Tan Chuan-Jin juga terkena positif Covid-19.

“Saya baru saja dites positif Covid-19 dengan gejala mirip flu ringan,” kata Halimah dalam Facebook.

“Saya merasa sedikit flu, kini hasil tes negatif, dan saya merasa sudah sembuh. Sejauh ini baik-baik saja. Semoga gejalanya ringan,” kata Tan Chuan-Jin.

Menteri Kesehatan Ong Ye Kung juga menegaskan bahwa gelombang baru saat ini didorong oleh subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Ia berharap subvarian itu tidak akan menyebabkan infeksi parah.

Pemerintah mendesak lansia untuk segera melakukan vaksinasi booster. Singapura adalah salah satu negara yang masyarakatnya paling banyak divaksinasi di dunia. Lebih dari 90 persen dari 5,5 juta penduduknya telah divaksinasi penuh, dan lebih dari 34 persen telah menerima booster.

Kementerian Kesehatan Singapura juga mengeluarkan aturan terbaru terkait Covid-19 di rumah sakit. Aturan itu membatasi jumlah pengunjung ke bangsal rumah sakit dan panti jompo, serta mengurangi durasi umum kunjungan individu menjadi 30 menit.

Aturan baru yang dirancang untuk melindungi kapasitas rumah sakit serta pasien dan penghuni panti jompo, akan berlaku mulai 7 Juli hingga 3 Agustus. Sebanyak 683 kasus saat ini dirawat di rumah sakit di Singapura dengan 16 di antaranya harus berada di ICU. Dua kematian baru dilaporkan pada Selasa (5/7a), sehingga jumlah kematian menjadi 1.421 jiwa.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini: