JawaPos Radar

Pabrik Kembang Api di Meksiko Meledak, 24 Tewas

06/07/2018, 13:00 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Pabrik Kembang Api di Meksiko Meledak, 24 Tewas
Di Meksiko sering terjadi kasus ledakan pabrik kembang api (National Marine Aquarium)
Share this image

JawaPos.com - Sedikitnya 24 orang tewas dan 49 orang terluka pada Kamis (5/7), ketika serangkaian ledakan mengguncang pabrik kembang api di Kota Tultepec, utara Kota Meksiko. Ledakan pertama terjadi sekitar pukul 9.40 waktu setempat.

Palang Merah, polisi, pemadam kebakaran, pekerja, dan tetangga bergegas ke tempat kejadian untuk menyelamatkan para korban. Seorang pejabat mengatakan, mereka mendengar tiga ledakan lebih selama 20 menit. Ledakan itu sungguh mematikan.

Korban tewas antara lain anggota brigade perlindungan sipil, empat petugas pemadam kebakaran, dan petugas polisi federal. "Di antara mereka yang meninggal yakni pemadam kebakaran dan petugas polisi yang sedang melakukan tugas, " kata Kepala Badan Perlindungan Sipil Meksiko, Luis Felipe Puentes.

Pabrik Kembang Api di Meksiko Meledak, 24 Tewas
Otoritas Meksiko akan mengaudit seluruh pabrik kembang api (Maine Today)

Dalam unggahan di Twitter, Presiden Enrique Peña menyampaikan belasungkawa kepada semua keluarga korban meninggal. Ia juga berharap para korban yang terluka agar segera sembuh.

Orang-orang yang terluka dipindahkan oleh helikopter ke berbagai daerah rumah sakit dan pusat medis oleh unit penyelamatan via udara Grupo Relampagos.

Pihak berwenang mengatakan, mereka akan memeriksa apakah pabrik tersebut memiliki izin. Mereka akan mengaudit semua izin perusahaan lain di wilayah yang sama.

"Kami memahami kembang api merupakan bagian dari cara hidup dan tradisi lama yang kami banggakan, tapi kembang api harus diatur," kata Menteri Dalam Negeri, Alejandro Ozuna.

Sejumlah ledakan mematikan telah terjadi di Tultepec, terutama pabrik yang memproduksi kembang api. Dalam insiden pada 25 Juni, sebuah ledakan di lokasi yang sama membunuh satu orang dan melukai delapan orang lainnya.

(ce1/met/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up