JawaPos Radar

Begini Cara Selamatkan Badak Putih Utara dari Kepunahan

06/07/2018, 05:30 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Begini Cara Selamatkan Badak Putih Utara dari Kepunahan
Tim sekarang berharap untuk menggunakan teknik ini untuk mengumpulkan telur dari dua badak putih utara terakhir. Mereka adalah Najin dan Fatu, putri dan cucu perempuan Sudan (Tony Karumba/AFP)
Share this

JawaPos.com - Beberapa bulan usai kematian badak putih di Sudan yang terakhir di dunia, para ahli menanam embrio yang mengandung DNA badak putih sejenisnya. Mereka berharap bisa menyelamatkan sub spesies badak putih dari kepunahan.

Hingga saat ini hanya ada dua badak putih betina yang masih hidup dan kondisinya tak subur. Dengan hanya dua badak putih utara yang diketahui hidup hari ini, yakni betina yang tidak subur. Tim berharap teknik terobosan mereka akan mengarah pada pembentukan kembali populasi perkembangbiakan badan putih utara yang layak.

"Tujuan kami adalah untuk memiliki anak badak putih utara pertama yang lahir dalam tiga tahun ini," kata Kepala Manajemen Reproduksi di Institut Leibniz untuk Kebun Binatang dan Penelitian Satwa Liar di Berlin, Thomas Hildebrandt.

"Dengan mempertimbangkan 16 bulan kehamilan, kami memiliki lebih dari satu tahun untuk memiliki implantasi yang sukses," tambah Hildebrandt seperti dilansir AFP Kamis, (5/7).

Para tim ahli menggunakan perangkat ekstraksi telur yang baru dipatenkan, menghasilkan embrio badak putih utara yang diproduksi pertama kalinya. Embrio hibrida diciptakan dengan sperma beku dari badak jantan utara yang sudah mati dan telur betina badak selatan. Telur dipanen dari badak di kebun binatang Eropa.

Tim sekarang berharap untuk menggunakan teknik ini untuk mengumpulkan telur dari dua badak putih utara terakhir. Mereka adalah Najin dan Fatu, putri dan cucu perempuan Sudan. Mereka tinggal di taman nasional Kenya.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up