alexametrics

Sambangi Open House, Dubes Jepang Suka Cicipi Makanan Khas Lebaran

6 Juni 2019, 10:11:10 WIB

JawaPos.com – Duta Besar Jepang Ishii Masafumi menjadi viral dan dikenal warganet sebagai Dubes yang suka kulineran. Gaya dan pose unik di akun Instagram miliknya, membuat Dubes Ishii punya banyak penggemar.  Pastinya, para penggemar Dubes Ishii ingin mengetahui kira-kira menu Lebaran apa yang akan disantap sang Dubes. Sebab, Dubes Ishii selalu memposting kebiasaan makan siang unik dengan menu Nusantara.

Dalam wawancara eksklusif dengan JawaPos.com baru-baru ini, Dubes Ishii mengungkapkan serangkaian agendanya saat Lebaran nanti. Pengalaman tahun lalu, biasanya saat Lebaran dirinya disibukkan dengan berbagai kunjungan Open House para pejabat.

“Jadi saat Lebaran saya sibuk lakukan Open House. Mengunjungi para pejabat negara. Pertama ke Presiden, Wakil Presiden, dan menteri-menteri,” ungkap Dubes Ishii.

Ketika ditanya apa menu favoritnya saat Hari Raya Idul Fitri, Dubes Ishii mengaku suka dengan cita rasa seluruh menu Lebaran. Apalagi, biasanya setiap pejabat negara menghidangkan aneka menu yang beragam sesuai daerahnya masing-masing.

“Dan setiap pejabat menyajikan masakan daerah mereka sendiri, maka saya bisa mencicipi sekalian masakan dari berbagai daerah,” katanya.

Duta besar Jepang untuk Indonesia, Ishii Masafumi, menjadi viral lantaran gayanya yang unik saat ‘pamer’ makanan Indonesia. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Batasi Porsi Makan Jaga Kesehatan

Warganet menyebut sang Dubes adalah sosok yang menggemaskan dengan beragam pose bersahabat. Dubes Ishii yang gemar kuliner nusantara ternyata juga tetap berusaha membatasi porsi makannya. Apalagi dia mengakui bahwa setiap makanan jika dikonsumsi berlebihan akan tak baik untuk kesehatan.

“Apalagi saat Lebaran, saya harus hati-hati jaga berat badan saya. Saat Lebaran banyak mengunjungi Open House bisa makan 10x dalam 1 hari,” katanya tertawa.

Meskipun demikian, Dubes Ishii mengaku tak terlalu khawatir dengan berbagai ancaman kolesterol atau kalori yang tinggi dari setiap menu Indonesia. Asalkan dia tetap membatasi setiap porsinya.

“Saya tak terlalu khawatir. Tapi saya tetap hati-hati agar saya makannya tak kebanyakan. Indonesia itu salah satu keunikannya, ada banyak bahan makanan di satu piring. Pada sepiring masakan Indonesia, ada bermacam-macam sayuran, daging, ikan, ada bahan fermentasi seperti tempe. Gizinya bagus,” paparnya.

Ketika ditanya soal kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol, Dubes Ishii mengaku memang bobot tubuhnya bertambah semenjak berdinas di Jakarta. Namun itu semua bukan disebabkan oleh masakan Indonesia. Akan tetapi pola kerja yang membuatnya banyak hadir di berbagai jamuan makan serta kurangnya olahraga, membuat berat badannya bertambah.

“Kalau berangkat ke kantor pasti saya naik mobil, jarang olahraga. Namun belakangan berat badan saya sudah lebih turun lagi karena saya tetap menjaga porsi makan,” tutup Dubes Ishii tersenyum.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads