alexametrics

Malaysia Umumkan Kasus Penularan Covid-19 Baru dari Kluster Italia

6 April 2020, 17:03:06 WIB

JawaPos.com – Kementerian Kesehatan Malaysia mendeteksi kasus penularan baru dari suatu kluster. Penularan Covid-19 ini terjadi dari seseorang dengan riwayat perjalanan ke Italia.

Pasien itu diidentifikasi sebagai pasien nomor kasus 1.580. Setidaknya dari kluster Italia, ada 37 orang diperiksa.

“Dari kluster itu, sekitar 37 orang yang diuji Covid-19 positif. Dan ada lima kematian terkait itu. Dan satu kasus kritis di unit perawatan intensif,” kata Sekretaris Jenderal Malaysia Noor Hisham Abdullah dalam konferensi pers, Minggu (5/4) seperti dilansir dari AsiaOne, Senin (6/4).

“Kluster ini memiliki infeksi hingga generasi ketiga,” tambahnya.

Sebelumnya penularan terbesar di Malaysia terjadi karena adanya Tabligh Akbar yang berasal dari pertemuan massal di sebuah masjid di distrik Sri Petaling di Kuala Lumpur pada akhir Februari. Peristiwa tersebut menyumbang sekitar 50 persen dari total kasus di Malaysia dan setengah dari total kematian.

Noor Hisham mendesak anggota masyarakat untuk sadar dan jujur memeriksakan diri. Khususnya jika mereka memiliki riwayat perjalanan, menghadiri pertemuan atau memiliki kontak dekat dengan pasien Covid-19.

Dan terakhir ada 179 kasus Covid-19 baru dilaporkan pada Minggu (5/4)). Sehingga total menjadi lebih dari 3.662. Empat tambahan kasus kematian juga tercatat sehingga total kematian menjadi 61 jiwa.

Disamping itu, saat ini ada 99 kasus sedang dirawat di unit perawatan intensif (ICU). Dan 48 dari kasus tersebut membutuhkan ventilator.

Sementara itu, sebuah berita televisi India melaporkan bahwa delapan warga Malaysia yang menghadiri pertemuan Tabligh di New Delhi dihentikan di Bandara Internasional Indira Gandhi. New Delhi Television (NDTV) melaporkan bahwa Tabligh Akbar di Malaysia dipandang sebagai hotspot untuk kasus Covid-19 di India. Maka orang-orang yang datang dari Malaysia diserahkan ke polisi Delhi dan otoritas kesehatan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads