alexametrics

Vatikan Serukan Kembali Solusi Dua Negara Palestina-Israel

5 Desember 2018, 14:26:13 WIB

JawaPos.com – Vatikan menegaskan kembali seruan solusi dua negara terhadap konflik Israel-Palestina setelah kunjungan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Dilansir dari The Times of Israel pada Selasa (4/11), Abbas bertemu selama 20 menit dengan Paus Fransiskus dan Menteri Luar Negeri Vatikan Monsignor Paul Gallagher.

Vatikan mengatakan, pembicaraan itu fokus pada upaya untuk mengaktifkan kembali proses perdamaian dan untuk mencapai solusi dua negara. Vatikan berharap komitmen baru dari masyarakat internasional untuk memenuhi aspirasi sah dari kedua bangsa. Pernyataan Vatikan mengatakan, Yerusalem harus tetap menjadi kota suci bagi orang Kristen, Muslim, dan Yahudi.

“Perhatian khusus diberikan untuk status Yerusalem, menggarisbawahi pentingnya mengakui dan melestarikan identitasnya dan nilai universal kota suci bagi tiga agama Ibrahim,” kata Vatikan dilansir Reuters.

solusi dua negara, israel, palestina,
atikan menegaskan kembali seruan solusi dua negara terhadap konflik Israel-Palestina setelah kunjungan Presiden Palestina Mahmoud Abbas (The Italian Tribune)

Pertemuan ini merupakan pertama antara Paus dan Abbas sejak AS memindahkan kedutaannya dan mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Tahun lalu, pemerintahan Trump telah membuat marah Otoritas Palestina dengan membuat langkah memindahkan Kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. Memotong ratusan juta dolar bantuan AS ke Palestina, mencekik badan PBB untuk pengungsi Palestina, dan menutup kantor perwakilan PLO di Washington.

Ketika pertemuan Paus dengan Abbas berakhir, Abbas mengatakan, “Kami mengandalkan Anda.” Kemudian Abbas melanjutkan perjalanannya untuk bertemu dengan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte di Roma guna membahas perkembangan terbaru di Timur Tengah.

Banyak pejabat di pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengatakan, AS bermaksud untuk mempublikasikan rencana untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina awal tahun depan.

Pekan lalu, Duta Besar AS untuk Israel David Friedman mengatakan, proposal perdamaian AS akan dirilis pada waktu yang tepat. Netanyahu mengatakan, dia akan melihat rencana perdamaian yang tampaknya akan datang dengan pikiran terbuka. Sementara Abbas telah bersumpah untuk tidak mempertimbangkan proposal perdamaian dari AS.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (ina/JPC)

Vatikan Serukan Kembali Solusi Dua Negara Palestina-Israel