alexametrics

Tangani Korban Ledakan, Rumah Sakit di Ibu Kota Lebanon Kewalahan

5 Agustus 2020, 09:11:16 WIB

JawaPos.com – Ledakan dahsyat di Lebanon yang melanda ibu kota Beirut, menyebabkan ribuan orang luka-luka dan menimbulkan korban jiwa. Ledakan besar pada Selasa (4/8) di pelabuhan Beirut menyebabkan kerusakan luas pada bangunan, menghancurkan jendela gedung-gedung di kota.

Menteri Kesehatan Lebanon, Hamad Hassan, mengatakan ratusan orang terluka dalam ledakan itu. Video insiden yang diambil oleh Al Jazeera menunjukkan asap mengepul dari atas area pelabuhan yang menampung gudang-gudang besar, sebelum ledakan besar berwarna oranye terlihat.

Baca juga: Mengenang Tragedi Kematian Hariri di Balik Ledakan Besar di Lebanon

Gelombang ledakan dari ledakan menyebabkan kerusakan luas pada bangunan dalam radius besar dari lokasi ledakan. Penghitungan yang dirilis oleh Menteri Kesehatan Hamad Hassan sekitar pukul 22:45 waktu setempat menyebutkan jumlah korban tewas lebih dari 60 orang dan jumlah orang yang terluka lebih dari 3 ribu seperti dilansir dari Euronews, Rabu (5/8).

Menteri Hamad Hassan, yang dikutip oleh saluran televisi LBC lokal, menggambarkan tragedi itu sebagai bencana dalam segala hal. Rumah sakit pun kewalahan. “Rumah sakit ibu kota semua dipenuhi orang yang terluka,” tambahnya.

CEO Rumah Sakit Universitas Rafik Hariri, Firass Abiad, mengatakan bahwa sebagian besar korban luka mengalami cedera kaca, sebagian luka begitu dalam. Layanan darurat telah mengeluarkan permohonan mendesak untuk donor darah menangani lonjakan pasien.

Ledakan itu terjadi di pelabuhan tak lama sebelum pukul 19:00 waktu setempat dengan awan besar mengepul kota. Saksi mata melaporkan kerusakan signifikan. Beberapa saksi yang hadir di Beirut mengatakan bahwa itu adalah ledakan terbesar dan paling dahsyat yang pernah mereka rasakan.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads