alexametrics

Khawatir Lebih Menular Dibanding Omicron, Varian IHU Masuk Radar WHO

5 Januari 2022, 12:48:57 WIB

JawaPos.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menanggapi munculnya varian IHU yang ditemukan di Prancis. Varian itu menyerang 12 warga yang memiliki riwayat perjalanan. Awalnya pasien pertama diidentifikasi baru saja kembali dari Kamerun.

WHO mengakui kasus itu sudah masuk dalam radar mereka. Kasus tersebut sudah menjadi varian yang berstatus sedang diselidiki. Kasus yang ditemukan di Prancis itu kali pertama terdeteksi sejak November 2021.

“Tidak menjadi ancaman besar. Varian telah ada di radar kami,” kata Manajer Insiden WHO untuk Covid-19, Abdi Mahamud seperti dilansir Time.

“Memang virus itu memiliki banyak peluang untuk menyebar,” tambahnya.

Varian ini diidentifikasi pada 12 orang di Pegunungan Alpen selatan sekitar waktu yang sama ketika omicron ditemukan di Afrika Selatan tahun lalu. Mutasi terakhir telah menyebar ke seluruh dunia dan memicu rekor tingkat penularan. Awalnya ditemukan oleh peneliti di IHU Mediterranee Infection yang dipimpin oleh ilmuwan Didier Raoult. Berdasar itu, varian ini dijuluki IHU.

Peneliti khawatir karena varian itu mengandung 46 mutasi. Dikhawatirkan lebih menular dari Omicron.

Kasus ini juga sudah diterbitkan dalam makalah yang diterbitkan di server medRxiv pada akhir Desember di mana mereka pertama kali menarik perhatian pada mutasi atipikal. “Terlalu dini untuk berspekulasi tentang fitur virologi, epidemiologi, atau klinis dari varian IHU ini berdasarkan 12 kasus ini,” tulis mereka dalam artikel yang belum ditinjau sejawat.

WHO selama ini memantau beberapa varian. Dan ketika menemukan varian yang dapat menimbulkan risiko yang signifikan, WHO menyatakannya sebagai varian yang menjadi perhatian atau VOC. Sedangkan varian IHU baru berstatus hanya sedang diselidiki.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads