alexametrics

Pemimpin Hongkong Tampik Rekaman Ingin Mundur

4 September 2019, 16:03:33 WIB

JawaPos.com – Carrie Lam bergeming. Chief Executive Hongkong itu sekali lagi menegaskan tidak akan mundur. Memikirkannya saja tidak pernah. Pernyataan yang dilontarkannya pada Selasa (3/9) merupakan klarifikasi atas rapat tertutup yang bocor ke media.

“Saya katakan pada diri saya berkali-kali dalam tiga bulan terakhir bahwa saya dan tim saya harus bertahan untuk membantu Hongkong,” ujarnya dalam sesi konferensi pers seperti dikutip Agence France-Presse.

Sebelumnya, beredar rekaman bahwa jika punya pilihan, Lam ingin meminta maaf sedalam-dalamnya pada penduduk Hongkong dan mengundurkan diri. Dia merasa sudah membuat kekacauan besar dan tidak bisa dimaafkan.

Pada para pebisnis yang ikut rapat itu, Lam menyatakan tidak memiliki cukup ruang untuk menyelesaikan masalah di Hongkong. Sebab, yang terjadi di Hongkong sudah menjadi masalah kedaulatan dan keamanan nasional.

“Konflik yang memaparkan saya ingin mundur, tapi tidak bisa itu tidak pernah ada,” tutur Lam, Selasa (3/9).

Rekaman tersebut berlangsung selama 24 menit dan Lam berbicara dengan bahasa Inggris. Lam juga menegaskan bahwa Tiongkok sama sekali tidak berencana mengirimkan Pasukan Pembebasan Rakyat (PLA) ke Hongkong. Itu terjadi karena Beijing tahu harga yang harus mereka bayar terlalu tinggi jika PLA sampai bentrok dengan massa di Hongkong.

Beberapa hari sebelumnya, juga beredar kabar bahwa Lam sudah mengusulkan ke pemerintah pusat agar RUU Ekstradisi yang ditolak Hongkongers, sebutan penduduk Hongkong, dicabut sepenuhnya. Sayangnya, usul itu ditolak.

Editor : Edy Pramana

Reporter : (sha/c20/dos)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads