JawaPos Radar

Museum Nasional Rio de Janeiro Terbakar, Warga Brazil Geram

Tuding Kelalaian Pemerintah Sebagai Pemicunya

04/09/2018, 15:52 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Museum Nasional Rio de Janeiro Terbakar, Warga Brazil Geram
500 mahasiswa dan peneliti berkumpul di depan puing-puing yang masih berasap, mereka menggunakan pakaian hitam-hitam dan saling merangkul meratapi hangusnya istana kekaisaran abad 19 itu. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Sehari setelah terjadinya tragedi kebakaran Museum Nasional, Rio de Janeiro di Brasil, warga melakukan demonstrasi besar-besaran. Menuding dan mengecam kelalaian pemerintah sebagai penyabab kebakaran.

Ribuan orang yang sebagian dari mereka merupakan mahasiswa seni menumpahkan kemarahan kepada pemimpin museum atas kelalaiannya. Sehingga api melalap bangunan bersejarah itu. Hampir 500 mahasiswa dan peneliti berkumpul di depan puing-puing yang masih berasap. Mereka menggunakan pakaian hitam-hitam dan saling merangkul meratapi hangusnya istana kekaisaran abad 19 itu.

Menurut seorang fotografer AFP, sebelumnya para demonstran melemparkan batu ke arah polisi dan memaksakan diri memasuki museum. Mereka meneriakan "Out of Temer!,". Seruan itu dialamatkan kepada presiden Brasil.

Menurut Direktur museum Alexandre Keller, menangis saja tidaklah cukup atas tragedi tersebut. Orang-orang berhak marah, pemerintah juga harus memberikan anggaran untuk melakukan konservasi museum.

"Pemerintah harus membantu museum membangun kembali sejarahnya," tambahnya seperti dilansir AFP. 

Presiden Michel Temer dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa penghipunan dana yang dibiayai oleh sekelompok perusahaan publik dan swasta untuk merekonstruksi museum harus sesegera dilakukan. Menteri Pendidikan Rossieli Soares juga mengatakan, 10 juta reais atau sekitar 2,07 juta euro akan segera dikucurkan, serta bantuan dana internasional.

UNESCO menyesalkan terjadinya tragedi. Lembaga ini juga mengkritik lemahnya mekanisme pelestarian properti budaya di negara tersebut. Museum Nasional Rio de Janeiro yang sudah berdiri sejak 200 tahun silam dianggap sebagai museum sejarah alam terbesar di Amerika Latin yang menampung sekitar 20 juta koleksi bersejarah juga perpustakaan yang memiliki lebih dari 530 ribu judul penelitian. 

(trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up