alexametrics

Palestina Masih Berduka, Israel Langsung Bombardir 10 Sarang Hamas

4 Juni 2018, 13:30:03 WIB

JawaPos.com – Pesawat Israel menyerang 10 sasaran militan Hamas di Gaza sebagai balasan terhadap tembakan Palestina yang sempat menghancurkan gencatan senjata keduanya. Seperti dilansir AFP pada Minggu (3/6), ketegangan tersebut terjadi beberapa jam setelah ribuan warga Palestina menghadiri pemakaman seorang relawan perempuan Razan Al Najjar, 21, yang dibunuh oleh penembak Israel dalam kekerasan di perbatasan di Gaza selatan.

“Jet tempur Israel menargetkan 10 lokasi milik organisasi Hamas di Jalur Gaza,” kata militer Israel dalam sebuah pernyataan Minggu pagi.

Serangan itu adalah serangan balasan atas peluncuran roket yang ditembakkan ke kota-kota di Israel oleh Hamas selama akhir pekan. Militer Israel mencatat, terdapat serangkaian upaya serangan terhadap tentara Israel di pagar perbatasan. Sejauh ini belum ada laporan tentang adanya korban dari serangan balasan.

Palestina Masih Berduka, Israel Langsung Bombardir 10 Sarang Hamas
AS pindahkan kedutaannya ke Yerusalem (Infografis: Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)

Para pelayat menuntut balas dendam atas pembunuhan perawat cantik tersebut. Al Najjar merupakan seorang sukarelawan dari Kementerian Kesehatan Gaza. Ia ditembak mati tepat di dadanya pada Jumat.

Ambulans dan kru medis menghadiri pemakamannya. Ayah Al Najjar memegang baju medis putih bernoda darah yang dikenakan Najjar ketika dia ditembak, sementara pelayat marah dan sedih meminta balas dendam dilakukan.

Warga Gaza sejak 30 Maret melakukan protes perbatasan yang menuntut kembalinya tanah Palestina yang diduduki Israel ke tangan mereka. Warga Palestina diusir selama perang tahun 1948 untuk mendirikan negara Yahudi Israel.

Unjuk rasa di perbatasan Israel-Palestina disertai dengan bentrokan kecil ketika pemuda melemparkan batu ke tentara Israel dan berusaha menembus pagar perbatasan. Kadang-kadang mereka juga meletakkan perangkat peledak di pagar atau melemparkan granat.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Palestina Ashraf Al Qudra mengatakan, setelah pemakaman Al Najjar, beberapa warga Gaza terluka dalam bentrokan di timur Khan Yunis. Militer Israel mengatakan, sel teroris telah menyusup dari Gaza Selatan. Tentara Israel lalu menembak orang-orang Palestina.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan, serangan militer Israel telah memberikan pukulan paling keras selama beberapa tahun pada militan Gaza.

Kelompok-kelompok Islamis Palestina di Gaza, termasuk penguasa Jalur Gaza, Hamas mengatakan, kesepakatan gencatan senjata tercapai setelah serangan itu, meskipun tidak ada konfirmasi dari Israel.

Menanggapi kematian Najjar, Utusan PBB untuk Timur Tengah Nickolay Mladenov melalui Twitter mengatakan, “Tenaga medis bukanlah target, #NotATarget! Israel perlu mengalibrasikan penggunaan kekuatannya dan Hamas perlu mencegah insiden di perbatasan.”

Unjuk rasa dan kekerasan memuncak di perbatasan Israel-Palestina pada tanggal 14 Mei ketika setidaknya 61 orang Palestina tewas dalam bentrokan ketika puluhan ribu warga Gaza memprotes pemindahan Kedutaan AS di Tel Aviv ke Kota Suci Yerusalem.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (ina/ce1/JPC)



Close Ads
Palestina Masih Berduka, Israel Langsung Bombardir 10 Sarang Hamas