JawaPos Radar

Ngeri, Kelompok Neo-Nazi Terjahat Masuk Menyusup ke Militer Amerika

04/05/2018, 16:15 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Ngeri, Kelompok Neo-Nazi Terjahat Masuk Menyusup ke Militer Amerika
Kelompok neo-Nazi menyusup di militer AS (Jerusalem Post)
Share this

JawaPos.com - Anggota kelompok neo-Nazi yang terkenal jahat, Atomwaffen Division sedang aktif bertugas di militer Amerika Serikat (AS). Selain itu, ada tiga orang lainnya yang diidentifikasi sebagai mantan anggota militer AS. Seperti dilansir Sputnik, Atomwaffen Division sangat berbeda dengan kelompok supremasi kulit putih lainnya yang muncul dalam beberapa tahun terakhir.

Kelompok-kelompok neo-Nazi seperti Identity Evropa, Partai Pekerja Tradisionalis, Vanguard America, dan yang lainnya sering secara terbuka mengadakan rapat umum. Namun berbeda dengan Atomwaffen, mereka jauh lebih tertutup.

Para anggotanya aktif mempersiapkan serangan di AS dan ada pelatihan untuk bergerilya. Anggotanya ada lebih di 20 negara dan ada sekitar 250.000 pesan rahasia online yang tersebar pada 2018 ini.

Ngeri, Kelompok Neo-Nazi Terjahat Masuk Menyusup ke Militer Amerika
Militer AS disusupi neo-Nazi (Reuters)

Menurut obrolan grup yang terbongkar tersebut, Atomwaffen memprioritaskan rekrutmen anggota militer AS dan menempatkan mereka di posisi pimpinan. Sebab kelompok ini mencari seseorang yang berpengalaman di medan perang.

Menurut survei 2017 Military Times, satu dari empat tentara AS telah bergabung di kelompok supremasi kulit putih. Sebuah lembaga investigasi nonprofit, Pro Publica belum menyebutkan anggota Atomwaffen lain yang mereka identifikasi sebagai personel militer saat ini atau sebelumnya.

Kelompok ini begitu rahasia dan tak terlihat jejaknya. Seorang pemimpin yang mulai menjalankan sel North Carolina pada musim panas 2017, digulingkan dari kelompok karena membawa bendera Atomwaffen di Tennessee beberapa waktu setelah adanya kekerasan di Charlottesville. Menurut para anggota, pengibaran bendera itu memunculkan perhatian kepada orang-orang sekitar.

Atomwaffen relatif tak terlihat jejaknya, sampai salah satu anggotanya, Stephen Billingsley melakukan pelecehan. Saat itu Billingsley mengenakan topeng tengkorak, tanda keanggotaan dengan Atomwaffen.

Kasus lain yang menyoroti Atomwaffen adalah seorang remaja Virginia yang diduga membunuh orang tua mantan pacarnya. Orang tua mantan kekasihnya itu tidak memperbolehkan anaknya bertemu lagi karena remaja tersebut anggota Neo-Nazi.

Sementara itu di California, Samuel Woodward, 20, dituduh menikam seorang pelajar gay Yahudi bernama Blaze Bernstein lebih dari 20 kali.

(ina/ce1/iml/trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up