alexametrics

Duterte Ingin Ubah Nama Filipina

4 Maret 2019, 12:05:07 WIB

JawaPos.com – Presiden Rodrigo Duterte pada hari Minggu (3/3) menegaskan kembali keinginannya untuk mengubah nama Filipina. Ia mengatakan, mendiang Presiden Ferdinand Marcos benar terhadap keinginan untuk mengubah Filipina menjadi Maharlika.

Dilansir dari Inquirer pada Senin (4/3), Duterte mulai memikirkan apa yang harus mulai dilakukannya untuk perubahan nama ini. Juru Bicara Presiden Salvador Panelo sebelumnya mengatakan, guna mengganti nama Filipina membutuhkan undang-undang dan referendum.

Konstitusi menetapkan, Kongres Filipina dapat membuat undang-undang yang dapat mengubah nama negara dan menyerahkannya kepada rakyat untuk referendum.

duterte, filipina, raja philip,
Ia mengatakan, Filipina tidak punya pilihan ketika dinamai Raja Philip II setelah negara itu ditemukan oleh Spanyol pada 1521 (Today Online)

“Saya ingin mengubahnya di masa depan. Belum ada nama khusus tetapi pasti saya ingin mengubah nama Filipina karena Filipina dinamai Raja Philip,” katanya dalam sebuah pidato selama upacara peletakan batu pertama dari gimnasium Kota Isabela di Basilan.

Duterte melontarkan gagasan untuk mengganti nama Filipina selama pidatonya di Maguindanao. Di sana ia membagikan sertifikat tanah kepada penerima manfaat reforma agraria.

Dia mengaku setuju dengan gagasan almarhum Presiden Marcos untuk mengubah nama negara menjadi Maharlika. Ia mengatakan, Filipina tidak punya pilihan ketika dinamai Raja Philip II setelah negara itu ditemukan oleh Spanyol pada 1521.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Dinda Lisna

Copy Editor :

Duterte Ingin Ubah Nama Filipina