alexametrics

Cegah Perang Nuklir, PM Pakistan Diusulkan Dapat Nobel Perdamaian

4 Maret 2019, 16:30:55 WIB

JawaPos.com – Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan mengatakan, dia tidak layak diberikan hadiah Nobel Perdamaian. Dia mengatakan,  semua orang yang menyelesaikan perselisihan Kashmir guna membuka jalan bagi perdamaian dan pembangunan manusia di sana yang harus menerima penghargaan.

Ucapannya muncul di tengah tuntutan para pemimpin politik di Pakistan untuk mempertimbangkan Imran atas perannya dalam mengurangi ketegangan antara New Delhi dan Islamabad. Khan melakukan berbagai upaya untuk mencegah perang di antara dua negara pemilik senjata nuklir tersebut.

“Saya tidak layak menerima hadiah Nobel Perdamaian. Orang yang layak akan ini adalah orang yang menyelesaikan perselisihan Kashmir dan membuka jalan bagi perdamaian dan pembangunan manusia di anak benua,” kata Imran di Twitternya dilansir dari Times of India pada Senin (4/3).

india, pakistan, konflik india-pakistan, kashmir, imran khan,
Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan mengatakan, dia tidak layak diberikan hadiah Nobel Perdamaian (BBC)

Menteri Informasi Pakistan Fawad Chaudhary mengajukan mosi di Sekretariat Majelis Nasional Pakistan, mengusulkan hadiah Nobel Perdamaian untuk Sang Perdana Menteri.

Sebuah petisi online juga telah diajukan, mendesak Komite Nobel Norwegia untuk pencalonan Khan untuk hadiah Nobel Perdamaian tahun 2020, sebagai pengakuan atas upaya perdamaiannya.

Komandan Abhinandan Varthaman dikirim kembali ke India oleh Pakistan pada Jumat malam. Pilot IAF ditangkap pada Kamis pekan lalu setelah MiG-21 Bison-nya ditembak jatuh di Pakistan yang diduduki Kashmir (PoK), sementara ia mengejar penyusup Angkatan Udara Pakistan (PAF).

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum



Close Ads
Cegah Perang Nuklir, PM Pakistan Diusulkan Dapat Nobel Perdamaian