JawaPos Radar

Lagi, Produser Ini Dituduh Lakukan Pelecehan Seks pada 3 Perempuan

03/07/2018, 13:10 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Lagi, Produser Ini Dituduh Lakukan Pelecehan Seks pada 3 Perempuan
Harvey Weinstein menghadapi banyak tuduhan pelecehan seksual (Eduardo Munoz Alvarez/ AFP)
Share this

JawaPos.com - Produser kawakan Hollywood Harvey Weinstein sedang menghadapi tuduhan perkosaan dan pelecehan seksual terhadap tiga wanita. Hal ini disampaikan oleh Jaksa New York pada Senin, (2/7).

Produser berusia 66 tahun ini terkenal melakukan berbagai pelecehan seksual pada puluhan perempuan sejak Oktober 2017. Pelecehan seksual yang ia lakukan ini memicu gelombang global yang bernama gerakan #MeToo.

Bulan Juni lalu, ayah dari lima orang anak ini mengaku tidak bersalah setelah diduga memperkosa seorang perempuan di Hotel Manhattan pada 2013. Di 2004 ia juga pernah memaksa beberapa perempuan untuk oral seks terhadap dirinya.

Lagi, Produser Ini Dituduh Lakukan Pelecehan Seks pada 3 Perempuan
Weinstein dituduh melakukan banyak perkosaan (Daily Post Nigeria)

Jaksa Distrik Manhattan, Cyrus Vance mengatakan, Weinstein sekarang telah didakwa atas beberapa pelanggaran seksual paling serius di bawah hukum pidana New York. "Dakwaan ini adalah hasil dari keberanian luar biasa yang ditunjukkan oleh para korban," katanya dilansir AFP Selasa, (3/7).

Ia juga mendesak orang lain yang mungkin telah mengalami pelecehan oleh Weinstein juga untuk maju dan berani melapor. Tuduhan terbaru ini dapat menyebabkan Weinsten dihukum dengan minimal 10 tahun penjara dan maksimal hukuman seumur hidup.

Namun, Weinstein dengan gigih menyangkal semua tuduhan pelecehan seksual yang dilakukannya. Pengacaranya, Ben Brafman tidak dapat dimintai komentarnya.

Gerakan #MeToo telah membuat orang-orang di seluruh dunia maju dan berani bicara atas kasus-kasus penganiayaan seksual. Setelah gerakan itu terjadi, akhirnya terungkap Weinstein dilaporkan menghabiskan waktu berbulan-bulan melakukan treatment kecanduan seks. Ia juga ditinggalkan oleh istrinya yang merupakan perancang mode, Georgina Chapman.

Weinstein tetap dalam pengawasan. Ia dipaksa untuk memakai alat pemantau GPS, dan perjalanannya dibatasi ke negara bagian New York. Selain itu dia menghadapi banyak tuntutan hukum perdata dan bekas studionya mengalami kebangkrutan.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up