alexametrics

Soal Varian Omicron, Moderna Khawatir, Pfizer Siapkan Vaksin

Pasar Saham Dunia Terpengaruh Varian Omicron
2 Desember 2021, 02:48:27 WIB

JawaPos.com – Pasar global terguncang pada Selasa (30/11). Penyebabnya adalah pernyataan CEO Moderna Stephane Bancel. Dia memprediksi bahwa vaksin Covid-19 yang ada saat ini tidak akan terlalu efektif melawan varian Omicron. Kemampuan perlindungannya berbeda saat menghadapi varian Delta.

”Saya rasa tidak ada tempat di dunia ini di mana efektivitas vaksin berada pada level yang sama dengan saat menghadapi varian Delta. Saya pikir bakal terjadi penurunan kemanjuran, tidak tahu berapa banyak karena kita perlu menunggu datanya,” ujar Bancel, seperti dikutip Agence France-Presse.

Pengusaha 49 tahun itu telah berbicara dengan beberapa ilmuwan. Seluruhnya berkata bahwa situasi saat ini tidak akan baik-baik saja. Sangat mungkin dibutuhkan vaksin baru untuk mengalahkan Omicron. Namun, untuk membuatnya, perusahaan farmasi butuh waktu berbulan-bulan.

Hanya berselang beberapa jam, pasar saham mulai bergolak. Indeks saham Stoxx 600 Eropa turun sekitar 1,3 persen. FTSE 100 Inggris, Dax Jerman, dan Cac 40 Prancis seluruhnya turun dengan margin yang sama. Indeks Hang Seng di Hongkong turun 2,3 persen. Minyak mentah berjangka turun lebih dari 1 dolar dan mata uang Australia mencapai level terendah dalam setahun.

”Hanya butuh satu komentar dari bos farmasi Moderna untuk menggelincirkan pasar sekali lagi. Pasar benci ketidakpastian dan inilah yang kita miliki sekarang. Tidak ada yang tahu berapa banyak masalah yang akan ditimbulkan oleh varian baru ini,” terang Direktur Investasi AJ Bell Russ Mould.

Melihat situasi saat ini, muncul persepsi bahwa akan ada lockdown massal. Imbasnya adalah terpuruknya perekonomian sejumlah negara. Semua pihak masih menunggu hasil riset para peneliti terkait Omicron. Mulai kemampuan penularan, tingkat kematian, hingga ketahanannya terhadap vaksin.

Editor : Edy Pramana

Reporter : (sha/c18/bay)

Saksikan video menarik berikut ini: