alexametrics

Kartel Narkoba Terlibat Baku Tembak dengan Polisi, 14 Orang Tewas

2 Desember 2019, 13:03:49 WIB

JawaPos.com – Bentrok antara pihak kepolisian dengan anggota kartel narkoba di Meksiko semakin masif. Terbaru, baku tembak antara polisi dengan sekelompok orang bersenjata yang merupakan kartel narkoba terjadi di dekat perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko pada Sabtu (30/11) dini hari waktu setempat.

Baku tembak tersebut mengakibatkan 14 orang kehilangan nyawa. Terdiri dari 10 orang yang diduga anggota kartel narkoba dan empat lainnya adalah anggota kepolisian.

Pemerintah negara bagian Coahuila memberikan keterangan terkait baku tembak tersebut. Kelompok bersenjata menaiki truk pikap di kota kecil Villa Union, sekitar 65 kilometer barat daya dari kota perbatasan Peidras Negras. Saat itu, kepolisian Meksiko tengah berpatroli dan kemudian terjadi aksi baku tembak.

Gubernur Coahuila, Miguel Angel Riquelme mengatakan bahwa aparat telah bertindak secara tegas untuk memberantas kartel narkoba. Dalam baku tembak tersebut, empat polisi menjadi korban tewas dan enam lainnya terluka. Sementara beberapa orang menghilang termasuk mereka yang saat itu berada di kantor gubernur.

Riquelme menambahkan bahwa 7 orang yang diduga anggota kartel narkoba tewas di tempat saat terjadi baku tembak. Sementara, 3 orang tewas saat dilakukan pengejaran. Riquelme juga mengatakan bahwa pihak berwenang telah mengidentifikasi 14 kendaraan yang digunakan oleh komplotan tersebut, serta menyita lebih dari selusin senjata api. Dia meyakini bahwa komplotan yang dimaksud adalah anggota Kartel Timur Laut, yang menguasai wilayah Tamaulipas hingga ke bagian timur.

Tindak kekerasan kelompok bersenjata yang diduga kartel narkoba makin marak terjadi setelah Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador pada Jumat (29/11) menyebut tidak akan menerima intervensi asing apapun di negaranya untuk menangani kekerasan kriminal. Hal itu kembali ditekankan oleh Riquelme.

“Saya rasa Meksiko tidak memerlukan intervensi. Yang dibutuhkan adalah kolaborasi dan kerja sama. Kami yakin bahwa negara mempunyai daya untuk menangani para kriminal bersenjata,” tegas Riquelme.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Antara



Close Ads