alexametrics

Perjuangan Gadis Berkaki Kaleng Bertahan Hidup di Syria

2 Juli 2018, 05:05:13 WIB

JawaPos.com – Maya Merhi, seorang gadis kecil Syria berjalan di sekitar sebuah kamp pengungsi dengan kaki buatan. Namun kaki buatannya hanya berasal dari tabung plastik dan kaleng.

Gadis berkaki kaleng itu sekarang berada di Turki untuk mendapatkan perawatan medis setelah penderitaannya dilihat seluruh dunia. Gadis berusia delapan tahun ini lahir tanpa kaki karena kondisi bawaan.

Hingga saat ini, ia berjalan menggunakan kaki kaleng buatan ayahnya sendiri yang juga cacat karena dilahirkan tanpa anggota tubuh bagian bawah. Setelah foto-fotonya membuat hati setiap orang pilu itu terlihat di seluruh dunia, dia dibawa ke Istanbul untuk perawatan. Hidupnya mulai berubah.

Perjuangan Gadis Berkaki Kaleng Bertahan Hidup di Syria
Perang Syria masih berkecamuk hingga saat ini (ABC)

“Maya akan berjalan. Insya Allah dalam waktu tiga bulan,” kata Dokter Mehmet Zeki Culcu, spesialis prostetik yang merawatnya di sebuah klinik di Istanbul seperti dilansir The Telegraph, Sabtu (30/6).

Maya berasal dari wilayah Aleppo. Ia tinggal bersama ayahnya di sebuah kamp untuk orang-orang terlantar di wilayah Idlib di Syria utara. Ia merupakan korban perang sipil Syria selama tujuh tahun.

Ayah dan anak perempuan itu dievakuasi dari Syria oleh pemerintah Turki dan dibawa ke Istanbul untuk dirawat di klinik khusus. Maya, seperti ayahnya, Mohammad bisa bergerak lebih mudah dengan merangkak. Namun operasi yang dijalaninya berapa tahun belakangan semakin mengurangi panjang anggota tubuhnya.

“Setelah operasi, dia tidak bisa bergerak dan duduk sepanjang waktu di tenda. Agar dia bisa keluar dari tenda, saya buatkan ia kaki,” kata Mohammad menjelaskan.

Dokter Culcu mengatakan, ia sangat tersentuh oleh foto-foto Maya yang berjalan dengan kaki kalengnya. Lalu, ia memutuskan untuk membantu biayanya.

“Kami telah dihubungi oleh orang-orang di seluruh dunia yang ingin menyumbang. Tapi masalah ini sudah ditutup dan saya akan menanggung biaya pengobatannya,” katanya.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (ce1/iml/JPC)



Close Ads
Perjuangan Gadis Berkaki Kaleng Bertahan Hidup di Syria