alexametrics

Nurhidayati Tewas di Kamar Hotel Singapura, Pria Bangladesh Ditangkap

2 Januari 2019, 15:36:14 WIB

JawaPos.com – Seorang Tenaga Kerja Indonesia Nurhidayati Wartono Surata (NWS), 34 tahun, ditemukan tewas di Golden Dragon Hotel di Geylang di Singapura pada Minggu (30/12). Seorang pria Bangladesh bernama Ahmed Salim, 30 tahun, didakwa atas pembunuhan tersebut, dan ia muncul di pengadilan pada Rabu (2/1).

Polisi mengatakan bahwa keduanya saling kenal tetapi dokumen pengadilan tidak mengungkapkan sifat hubungan mereka. NWS kemudian ditemukan berbaring tak bergerak di sebuah kamar hotel.

Paramedis mengumumkan kematiannya di tempat kejadian, bahwa ia memiliki tanda di lehernya serta memar di lengannya. Polisi menangkap Ahmed dalam waktu 14 jam setelah laporan dibuat.

tki, pembunuhan, tewas, nws,
Seorang pria Bangladesh bernama Ahmed Salim, 30 tahun, didakwa atas pembunuhan tersebut, dan ia muncul di pengadilan pada Rabu (2/1) (PIxabay)

Menurut harian Lianhe Wanbao, seorang karyawan hotel yang tidak disebutkan namanya mengatakan pasangan itu awalnya memesan kamar selama tiga jam sebelum memperpanjang pemesanan menjadi lima jam.

Namun, tidak ada yang check out 10 jam kemudian. Staf hotel pergi ke atas untuk memeriksa kamar dan menemukan mayatnya.

KBRI Singapura Kawal Kasus TKI Korban Pembunuhan dan telah menerima laporan mengenai kasus pembunuhan terhadap TKI tersebut yang berasal Indramayu, Jawa Barat.

Menurut pernyataan yang diterima awak media dari Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) bahwa benar pembunuhan terjadi di salah satu kamar di Hotel Dragon, Geylang, Singapura. Jenazah saat ini dalam proses otopsi di Singapore General Hospital.

“Segera setelah memperoleh laporan tersebut, KBRI melakukan koordinasi dengan Kepolisian Singapura. Kepolisian Singapura telah menangkap seorang pria berkewarganegaraan Bangladesh terkait dengan kejadian tersebut,” kata Direktur PWNI-BHI Lalu Muhammad Iqbal pada keterangan tertulis pada Rabu (2/1).

Berdasarkan data KBRI Singapura, NWS mulai bekerja di Singapura sejak 2013. Kontrak kerja terakhir dibuat pada tahun 2016 lalu. Kemlu telah menyampaikan informasi mengenai peristiwa tersebut kepada keluarga NWS di Indramayu.

KBRI Singapura akan memantau penanganan kasus ini oleh otoritas Singapura, memastikan pemenuhan hak-hak almarhumah dan memulangkan jenazah almarhumah kepada keluarganya di Indramayu setelah selesainya proses otopsi.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (iml/JPC)

Nurhidayati Tewas di Kamar Hotel Singapura, Pria Bangladesh Ditangkap