Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 April 2025 | 17.43 WIB

Kondisi Darurat di Myanmar Pasca Gempa Bumi 7,7 Skala Richter, Butuh Obat-Obatan, Tenda, Selimut, dan Petugas Medis

Asisten Operasi KSAL Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan memeriksa kesiapan alutsista dan pasukan untuk dikirim ke Myanmar. (TNI AL) - Image

Asisten Operasi KSAL Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan memeriksa kesiapan alutsista dan pasukan untuk dikirim ke Myanmar. (TNI AL)

JawaPos.com - Bencana gempa bumi di Myanmar menelan banyak korban. Getaran dengan kekuatan 7,7 skala richter pada Jumat pekan lalu (28/3) meluluhlantakkan salah satu negara sahabat Indonesia tersebut. Kini Myanmar membutuhkan bantuan dan uluran tangan. Untuk itu, pemerintah mengirim tim dari TNI dan instansi terkait lainnya. 

Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan menyampaikan bahwa dalam rapat koordinasi yang sudah dilakukan, disampaikan beberapa hal yang dibutuhkan oleh korban gempa bumi di Myanmar. Mulai obat-obatan, tenda, selimut, petugas medis, sampai bantuan personel untuk melaksanakan operasi SAR. 

”Yang paling esensial dibutuhkan di sana adalah obat-obatan, tenda dan selimut. Terus kemudian masih banyak korban yang tertimbun, sehingga tidak menutup kemungkinan diperlukan penanganan medis untuk operasi ortopedi, patah tulang, dan sebagainya,” terang dia. 

Karena itu, TNI AL menyiapkan satu kapal perang jenis kapal bantu rumah sakit untuk dikirim ke Myanmar. Kapal bantu rumah sakit tersebut adalah KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992. Yayan menyampaikan bahwa kapal itu akan berperan sebagai salah satu fasilitas medis lapangan yang bisa diandalkan untuk mengobati para korban terdampak gempa bumi di Myanmar

”KRI Radjiman Wedyodiningrat-992 dari segi teknis, peralatan medis yang ada, maupun dari tenaga kesehatan gabungan TNI. Kapal ini akan membawa tenaga-tenaga kesehatan, dokter-dokter spesialis, yang nanti bisa membantu apabila harus ada operasi medis di sana,” jelasnya. 

Perwira tinggi bintang dua TNI AL itu sudah memeriksa kesiapan pasukan dan alutsista di Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Senin (31/1). Kini pasukan dan kapal bantu rumah sakit TNI AL itu sudah siap diberangkatkan ke Myanmar setelah mendapat persetujuan dari pemerintah dan otoritas setempat. 

”Kami memberangkatkan tenaga kesehatan gabungan, baik dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara, dan kapal perang yang kami banggakan dengan berbagai aset yang ada di dalamnya. Layani mereka (para korban gempa bumi di Myanmar) dengan segala keikhlasan, dengan segala ketulusan,” ungkap Yayan. 

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore