
Kamala Harris (recordnet)
JawaPos.com – Di tengah menjalani isolasi mandiri karena Covid-19, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menghabiskan waktu dengan overthinking sekaligus introspeksi. Terutama terkait tekanan partai dalam pencalonannya kembali sebagai presiden.
Sebelumnya, Biden menyatakan akan terus berkampanye. Bahkan, dia optimistis mampu mengalahkan kandidat dari Partai Republik Donald Trump. Namun, pria 81 tahun itu berubah pikiran setelah dijejali data polling pada Sabtu (20/7) malam yang tidak berpihak kepadanya.
Biden lalu mengumpulkan tim senior Gedung Putih dan kampanye untuk melakukan panggilan singkat sebelum pukul 13.45 pada Minggu waktu setempat.
Setelah memikirkan dengan matang, dia membuat pengumuman lewat sepucuk surat kepada seluruh rakyat Negeri Paman Sam. ’’Dan meski saya berniat untuk mencalonkan diri kembali, saya yakin bahwa demi kepentingan terbaik partai saya dan negara, saya harus mengundurkan diri dan hanya berfokus pada pemenuhan tugas sebagai presiden selama sisa masa jabatan saya,’’ ujar Biden dalam surat tersebut kemarin (22/7).
Presiden ke-46 AS itu akan tetap menjabat hingga Januari 2025. Biden menyebut adalah kehormatan terbesar untuk menjabat sebagai presiden. ’’Saya tahu dia ingin berjuang dan menunjukkan bahwa dia bisa mengalahkan Donald Trump lagi. Namun, setelah mendengar banyak masukan, dia memutuskan apa yang terbaik bagi negara,’’ ujar Chris Coons, senator Partai Demokrat dari Delaware, dilansir dari Associated Press.
Biden sejatinya menyadari peluangnya semakin buruk untuk mengalahkan Trump lantaran begitu banyak anggota partainya yang terang-terangan mendesaknya mundur dari pencalonan. Belum lagi pemilih yang terus mempertanyakan kemampuannya karena usianya yang sudah lanjut. Ditambah penampilannya yang buruk pada acara debat calon presiden. Alasan-alasan itu membulatkan tekadnya untuk mundur.
Sebagai sosok di urutan pertama pewaris jabatan presiden, Wapres Kamala Harris akan menjadi pilihan yang paling masuk akal. Para pemimpin Partai Demokrat telah memilih Kamala Harris untuk memimpin partai mereka melawan Trump di Pilpres 2024. Harris yang berusia 59 tahun adalah perempuan, orang kulit hitam, dan keturunan Asia Selatan pertama yang menjabat wakil presiden.
Namun, sebagian lain ingin Partai Demokrat menentukan dalam Konvensi Nasional Partai Demokrat (DNC) yang dibuka bulan depan di Chicago untuk nominasi calon presiden lainnya. DNC dijadwalkan berlangsung pada 19–22 Agustus di Chicago.
Rival Biden dalam pilpres AS, Donald Trump, dan cawapres JD Vance mengejek keputusan Biden. ’’Joe Biden tidak layak untuk mencalonkan diri menjadi presiden dan tidak layak untuk menjabat, dan memang tidak pernah layak! Siapa pun yang diajukan oleh sayap kiri sekarang akan sama saja,’’ ujar Trump lewat platform Truth Social. Tim kampanye mereka menambahkan cemoohan seusai Biden menjagokan Harris. Mereka menyebut Harris justru akan lebih buruk daripada Biden.
Vance tak ingin ketinggalan mengejek lawannya. ’’Joe Biden adalah presiden terburuk semasa hidup saya dan Kamala Harris selama ini mendampingi dalam setiap langkahnya,” tulis senator Partai Republik itu di X.
Selain Harris, Gretchen Whitmer disebut sebagai kandidat kedua. Perempuan 52 tahun itu adalah gubernur Michigan untuk masa jabatan kedua. Michigan adalah negara bagian penting yang dimenangkan Trump pada 2016, namun pada 2020 dimenangkan Biden.
Sebelum itu, Whitmer adalah anggota DPR dan senat negara bagian. Dia menjadi ketua fraksi Demokrat yang minoritas di Senat Michigan selama empat tahun.
Selain itu, ada nama Gubernur California Gavin Newsom, Menteri Perhubungan Pete Buttigieg, Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro, hingga Gubernur Illinois JB Pritzker.
PR Partai Demokrat
Pengamat hubungan internasional Teuku Rezasyah memahami jika banyak pihak yang kaget atas keputusan Biden. Termasuk mulai berspekulasi soal alasan mundurnya Biden.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
