
Gedung yang runtuh akibat kebakaran pada pesta pernikahan di Irak.
JawaPos.com – Insiden kebakaran yang terjadi di sebuah aula lokasi pernikahan di Irak Utara menewaskan 100 orang dan 150 lainnya mengalami luka-luka. Pihak berwenang mengatakan insiden nahas ini terjadi pada Rabu (27/9).
Dari data korban yang disampaikan, pihak berwenang mengatakan bahwa jumlah korban tewas masih terus bertambah.
Untuk diketahui, kebakaran tersebut terjadi di provinsi Nineveh Irak, di wilayah Hamdniya yang merupakan daerah dengan mayoritas penduduknya beragama Kristen, sekitar 335 kilometer barat laut ibu kota Bagdad. Sebuah televisi lokal menyiarkan api menyerbu aula pernikahan.
Dilansir dari AP, Rabu (27/9), setelah kebakaran berhasil dipadamkan terlihat puing-puing dan hanya logam hangus serta orang-orang terlihat berjalan melewati lokasi kebakaran, satu-satunya cahaya yang tersedia berasal dari kamera televisi dan lampu ponsel.
Para korban tiba di rumah sakit untuk menerima bantuan oksigen dan pertolongan pertama, beberapa keluarga korban berjalan melewati lorong rumah sakit dan para tenaga medis menyiapkan lebih banyak tabung oksigen untuk para korban.
Otoritas kesehatatan setempat menyiarkan jumlah korban melalui kantor berita pemerintah Irak. Perdana Menteri Mohammed Shia al-Sudani telah memerintahkan untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran dan meminta pejabat dalam negeri untuk memberikan bantuan kepada para korban.
Najim al-Jubouri, gubernur provinsi Niniwe, mengatakan beberapa orang telah dipindahkan ke ruamh sakit derah dan memberitahukan belum ada angka pasti korban jiwa akibat kebakaran tersebut.
Korban jiwa dapat dimungkinkan terus bertambah, namun belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran tersebut.
Stasiun televisi lokal Kurdi, Rudaw menyatakan bahwa kembang api yang dinyalakan di tempat tersebut mungkin jadi pemicu terjadinya kebakaran.
Pejabat pertahanan sipil menggambarkan bagian luar aula pernikahan yang dihiasi dengan bahan pelapis mudah terbakar merupakan tindakan ilegal di negara tersebut.
“Kebakaran tersebut menyebabkan runtuhnya beberapa bagian aula akibat penggunaan bahan bangunan yang sangat mudah terbakar dan berbiaya rendah yang akan runtuh dalam beberapa menit ketika kebakaran terjadi,” kata ototitas pertahan sipil.
Kebakaran tersebut merupakan bencana terbaru yang menimpa kelompok minoritas Kristen di Irak yang semakin menyusut jumlahnya selama dua dekade terakhir karena menjadi sasaran kekerasan oleh para ekstremis dari al-Qaeda dan kelompok militan ISIS.
***

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
