alexametrics

Lion Air JT 610 yang Jatuh Diduga Disewa dari Perusahaan Tiongkok

1 November 2018, 16:49:41 WIB

JawaPos.com – Pesawat Lion Air JT 610 Boeing 737 MAX 8 keberangkatan Jakarta-Pangkalpinang kehilangan kontrol lalu lintas, 13 menit setelah lepas landas pada Senin (29/10). Menurut media Yicai Global, pesawat yang digunakan ini merupakan pesawat sewaan dari perusahaan di Tiongkok.

Boeing 737 Max 8 bertubuh ramping adalah varian terbaru dari Boeing 737 dengan mesin baru. Model ini memulai debutnya pada Desember 2015 dan menyelesaikan penerbangan perdananya pada Januari 2016. CMIG Aviation Capital, anak perusahaan dari China Minsheng Investment Group, mengirim pesawat tersebut pada Agustus.

“CMIG Aviation merasa sedih dengan kecelakaan itu,” kata perusahaan yang berbasis di Tianjin itu dalam pernyataan yang dikirim ke Yicai Global. Menurut rilis tersebut, perusahaan itu mempunyai hubungan yang dekat dengan Lion Air, Boeing, dan lembaga lainnya.

lion air jatuh, pesawat lion air jatuh, pesawat,
CMIG Aviation merasa sedih dengan kecelakaan itu, kata perusahaan yang berbasis di Tianjin tersebut (Twitter)

Dilansir dari Yicai Global, perusahaan ini adalah bisnis penyewaan pesawat terbang dengan kantor di Hongkong, Irlandia, dan Singapura. Armada yang terdiri atas 21 pesawat rute baru, modern, disewakan untuk 15 maskapai penerbangan di delapan negara dan wilayah.

“Ini adalah praktik umum dalam industri penerbangan global bahwa maskapai penerbangan bisa menyewa pesawat besar,” tambah CMIG Aviation yang mengatakan bahwa pesawat sepenuhnya diasuransikan.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi dari pihak Lion Air mengenai pernyataan dari perusahaan persewaan pesawat milik Tiongkok ini. Berita terakhir, puing-puing seperti rompi keselamatan dan barang-barang pribadi telah ditemukan di laut dekat Kota Karawang di Provinsi Jawa Barat.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (ce1/iml/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Lion Air JT 610 yang Jatuh Diduga Disewa dari Perusahaan Tiongkok